"Saya optimistis sampai 5.000 pengunjung yang datang. Ini yang terbesar karena bersamaan dengan akhir pekan," ungkap panitia penyelenggara dari PT Sinargi Produksi Hijau (Green Production) A Rahmat kepada detikFinance, di lokasi, Sabtu (27/9/2014).
Rahmat mengatakan, jumlah pengunjung terus membludak dari siang ke sore hari. Pagi tadi hingga pukul 11:00 WIB, jumlah pengunjung hampir mendekati 1.000 orang. Sedangkan saat ini, diprediksi jumlah pengunjung hampir mendekati 2.000 orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai jumlah transaksi penjualan rumah hari ini, Rahmat belum berani menyebutkan. Perhitungan jumlah transaksi dilakukan malam nanti saat semua penjualan dinyatakan ditutup.
Untuk memeriahkan acara, panitia penyelenggara juga menyelenggarakan lomba fashion show, menggambar dan bernyanyi khusus bagi anak-anak pengunjung pameran. Ada hadiah hingga ratusan ribu rupiah yang diberikan panitia penyelenggara bagi para pemenang.
"Sambil cari-cari rumah, anaknya bisa ikut lomba. Pokoknya bebas bagi para pengunjung yang bawa anak. Untuk hadiah ada uang tunai bagi juara 1,2,3. Kalau untuk juara harapan kita berikan piala," ujarnya.
Di tempat yang sama, salah seorang pengunjung bernama Susanto serta istrinya sengaja datang ke acara pameran ini untuk melihat-lihat harga rumah murah. Ia berniat membeli unit rumah di daerah Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat.
"Lihat-lihat saja dulu, mau cari rumah di daerah Jatiasih karena kerja saya di Cikarang," jelasnya.
Harga hunian baik hunian tapak maupun vertikal yang ditawarkan di acara ini cukup terjangkau. Paling rendah harga yang dijual hanya Rp 80 juta dan paling tinggi hanya Rp 120 juta.
"Maksimal harga paling mahal itu Rp 120 juta, karena Bekasi nggak boleh di atas itu. Paling murah ada yang Rp 88 juta-89 juta. Ini pameran hanya menawarkan hunian di daerah Bekasi saja mulai dari Cileungsi sampai Cikarang," jelas Rahmat.
(wij/dnl)











































