CT Resmikan Hotel Fashion Pertama Dunia di Bali

- detikFinance
Rabu, 08 Okt 2014 19:41 WIB
Legian -

Bisnis properti, terutama hotel, makin marak di Bali. Wisatawan baik domestik maupun asing yang terus memadati Bali setiap harinya menjadi target investor yang ingin berinvestasi di sektor properti.

Hari ini, satu hotel berbeda hadir di Bali, yaitu Love F Hotel. Hotel berkonsep fashion ini merupakan satu-satunya yang ada di Indonesia bahkan dunia. Belum pernah ada hotel berkonsep fashion sebelumnya.

Peresmian hotel ini dilakukan oleh Menko Perekonomian Chairul Tanjung. Pria yang akrab disapa CT ini mengatakan, Fashion Hotel ini menggunakan nama dari Fashion TV, sebuah saluran TV di televisi berbayar yang menjadi tren gaya hidup baru dunia.

"Tentu saja kehadiran Fashion TV Hotel membuat Bali lebih semangat lagi. Orang Indonesia yang datang ke Bali yang gemar nonton Fashion TV juga akan senang menginap di Fashion Hotel. Jadi perlu tahu bahwa sudah ada Fashion Hotel di Bali. Ini akan menarik wisatawan. Ini akan menjadi pilar kekuatan ekonomi mendatang," tutur CT saat peresmian Hotel yang berlokasi di Legian, Bali, Rabu (8/10/2014).

CT berharap, Fashion Hotel ini juga akan hadir di kota-kota serta negara lain di dunia. Sektor pariwisata, menurut CT, akan menjadi pilar utama pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Hotel-hotel dari nama-nama dunia sampai untuk para backpacker harus kita kembangkan. Seni budaya juga perlu dikembangkan," ujar CT.

Di tempat yang sama, Chief Marketing Officer PT Budsan Internasional (Love F Hotel) Jonathan Dowling mengatakan, Fashion Hotel di Bali ini adalah yang pertama di dunia.

"Ini yang pertama di dunia, karena Fashion TV sering ada di Bali, yang punya Fashion TV juga sering ke sini Mr. Adam, dalam setahun, sebulan di sini, suka di sini. Jadi bikin konsep hotel fashion," ujar Dowling.

Dia menjelaskan, peluncuran Fashion Hotel ini terinspirasi dari brand ternama dunia asal Prancis bernama Fashion TV milik Michael Adams. Pihaknya mendapatkan lisensi dari Fashion TV untuk memakai nama tersebut dalam pengembangan hotel miliknya.

Bali dipilih sebagai lokasi pertama hotel ini karena melihat potensi yang begitu besar di Pulau Dewata.

"Karena Mr. Adams suka. Bali termasuk international destination, seluruh dunia tahu Bali, kadang-kadang orang tahu Bali tapi nggak tahu Indonesia, itu mungkin alasan, ada international prospect, dan banyak orang mau ke Bali. Ke depan merek FTV hotel pasti akan ramai," ucap dia.

Dowling menyebutkan, untuk merealisasikan ini pihaknya telah menghabiskan dana sekitar Rp 200 miliar.

Hotel ini dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 3.000 meter persegi dengan tinggi 5 lantai dan total 202 kamar. Hotel bintang 4 ini dibanderol Rp 1,1 juta-Rp 2,5 juta per malam.

"Total 5 lantai dan 202 kamar, 191 yang yang slimming suite Rp 1,1 juta per malam, 11 lagi fashion suite gayanya lebih unik, lebih besar Rp 2,5 juta per malam. Ini bintang 4," ujar dia.

Ada yang berbeda dari hotel ini yaitu pengunjung disajikan suguhan musik dengan gelaran karpet merah saat memasuki lobi utama. Ini membuat pengunjung seolah-olah menjadi model peragaan busana.

"Sangat berbeda dengan yang lain. Ini love fashion hotel, jadi orang yang datang ke sini selalu love fashion, ingin selalu fashion. Jadi dari depan pas masuk itu sepanjang 50 meter orang merasa sudah kayak model dari mulai masuk ada lagunya bisa goyang-goyang jadi berbeda. Kalau kita lihat di barnya itu kita hampir keluarkan Rp 10 miliar untuk alatnya, sound system-nya supaya nggak hanya fashion saja tapi party. Sekarang kita benar-benar bisa punya FTV pesta di Bali. Ini keunikan hotel ini," jelas Dowling.

(dnl/hds)