Salah satu pemilik toko bahan bangunan di kawasan Tegal Parang, Jakarta Selatan, Ferry mengatakan, yang paling terasa kenaikannya adalah pasir putih sebagai campuran semen.
"Pasir putih naik sebelumnya Rp 1,8 juta per kijang (pick up pengangkut), sekarang Rp 2 juta per kijang. 10% kurang lebih," katanya saat berbincang dengan detikFinance, Senin (24/11/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa bahan bangunan lainnya juga ikut mengalami kenaikan harga. Kenaikan juga terjadi di bahan bangunan yang non primer seperti paku, kawat, papan, namun kenaikannya tak lebih dari 5%»
Berikut daftar harga bahan bangunan yang naik pasca kenaikan harga BBM:
- Semen naik Rp 2.000 dari harga awal Rp 58.000 per sak menjadi Rp 60.000 per sak.
- Bata Merah naik Rp 30-50 per buah dari Rp 450 menjadi Rp 480-500 rupiah per buah.
- Besi naik Rp 1.000 per batang, dari Rp 58.000 menjadi Rp 59.000 per batang.
- Kayu Kaso masih stabil di harga Rp 2,5 juta per meter kubik.
- Cat tembok bervariasi namun rata-rata mengalami kenaikan Rp 3.000/Kg.
- Ongkos tukang bervariasi namun mengalami kenaikan rata-rata sekitar Rp 10-15.000 per hari per orang.











































