Harga Bahan Bangunan Melejit karena BBM, Bisnis Toko Material Makin Sulit

Harga Bahan Bangunan Melejit karena BBM, Bisnis Toko Material Makin Sulit

- detikFinance
Senin, 24 Nov 2014 16:48 WIB
Harga Bahan Bangunan Melejit karena BBM, Bisnis Toko Material Makin Sulit
Jakarta - Kenaikan harga BBM pekan lalu telah membuat para penjual bahan bangunan atau pemilik toko material gigit jari. Mereka mengaku mengalami penurunan omzet karena sepi pembeli akibat harga bahan bangunan yang naik terkerek harga BBM.

Seperti yang dialami oleh Rizal, seorang pemilik toko bahan bangunan di kawasan Mampang, Jakarta Selatan. Rizal mengaku sejak pekan lalu ada pengumuman kenaikan harga BBM, konsumen yang membeli bahan bangunan makin sepi.

"Kita jadi kebanyakan bengong. Mungkin orang kaget, sembako saja mahal, bangun rumah entar dulu deh," ujar Rizal saat berbincang dengan detikFinance, Senin (24/11/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rizal mengaku bisnis toko materialnya mengalami penurunan omzet. Ia tak membuka berapa omzet yang didapatnya setiap hari pasca atau sebelum kenaikan harga BBM.

"Omzet menurun, hampir separuhnya lah (50%)," sebutnya.

Kenaikan harga bahan bangunan juga menurutnya tak hanya terjadi saat BBM resmi diumumkan. Sekitar 2 bulan sebelum diumumkan, harga bahan bangunan seperti batu bata, pasir, semen sedikit demi sedikit naik. Kondisi tersebut berlanjut saat ada kenaikan harga BBM. Harga semen setelah BBM naik misalnya, naik dari Rp 58.000/sak menjadi Rp 60.000/sak.

"Seperti semen, dikit-dikit naik 6%, 2 bulan, kalau ditotal hampir Rp 4.000 (per sak) naiknya (setelah ada BBM naik)," tutur Rizal.

Senasib dengan Rizal, penjual bahan bangunan lainnya di kawasan Pancoran yang tak mau disebut namanya mengaku harus memutar otak agar usahanya terus berjalan. โ€ŽKini ia harus mengeluarkan modal lebih banyak karena harga bahan bangunan yang dibeli makin mahal.

"Modalnya harus ditambahin, tapi dapetnya segitu-gitu aja," tuturnya penjual tersebut.

Berdasarkan penelusuran detikFinance, harga bahan bangunan yang naik paling signifikan adalah pasir. Harga pasir bisa naik 30% mengikuti besaran kenaikan BBM yang mencapai 30%. Berikut daftarnya.

(zul/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads