Hal ini diungkapkan oleh Yusuf, seorang penjual bahan bangunan di kawasan, Pancoran, Jakarta Selatan kepada detikFinance, Senin (24/11/2014).
"Bisa naik 10% sampai 20% dari anggaran semula gitu. Tinggal bahan-bahannya saja yang bagaimana," kata Yusuf.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Faktor lain yang membuat biaya bangun/renovasi rumah naik bukan hanya penyesuaian harga bahan bangunan, namun ongkos tukang pun mengalami kenaikan tarif.
Ferry, seorang penjual bahan bangunan yang juga menyediakan tenaga tukang untuk membangun atau merenovasi rumah mengatakan, karena BBM naik ongkos tukang bangunan pun naik. Sebelum kenaikan tarif, seorang tukang bangunan biasa diberi upah sekitar Rp 135.000 per hari.
"Sekarang naik sekitar Rp 10.000-15.000," tuturnya.
Berikut daftar harga bahanโ bangunan yang naik pasca kenaikan harga BBM:
- Semen naik Rp 2.000 dari harga awal Rp 58.000 per sak menjadi Rp 60.000 per sak.
- Bata Merah naik Rp 30-50 per buah dari Rp 450 menjadi Rp 480-500 rupiah per buah.
- Besi naik Rp 1.000 per batang, dari Rp 58.000 menjadi Rp 59.000 per batang.
- Kayu Kaso masih stabil di harga Rp 2,5 juta per meter kubik.
- Cat tembok bervariasi namun rata-rata mengalami kenaikan Rp โ3.000/Kg.
- Ongkos tukang bervariasi namun mengalami kenaikan rata-rata sekitar Rp 10-15.000 per hari per orang.











































