"Membangun rumah murah sekarang susah karena bahan bangunan mahal, tanah mahal, buruh mahal. Ini perlu kebijakan pemerintah," kata GM Perumnas Regional III Jabodetabek Andi Patria Nusantara saat acara peluncuran Brown Tower, Sentra Timur Residence, Jakarta Timur, Sabtu (29/11/2014).
Sejak 1990an, Perumnas tidak lagi memperoleh stimulus dari pemerintah berupa Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk membangun rumah murah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bisa saja bangun rumah murah asal IMB gratis, perizinan dipermudah, dukungan modal kerja, tanah. Tapi kalau dana komersial tentu berpengaruh ke harga jual," jelasnya.
Meski demikian Perumnas tetap siap menerima penugasan membangun hunian murah. Untuk hunian komersial menengah atas, ke depan akan ditugaskan ke anak usaha.
"Bisnis lama nggak bisa tinggal. Bisnis baru kita siapkan. Komersial oleh anak usaha," ujarnya.
(feb/ang)











































