CEO Leads Property Hendra Hartono mengatakan secara prinsip dari kacamata konsumen, panorama laut merupakan hanya salah satu selera masing-masing konsumen termasuk di Indonesia.
Selain panorama laut, ada juga yang suka dengan panorama pegunungan, namun menurut Hendra di luar negeri hunian yang di tepi laut identik dengan hunian eksklusif dan lebih mahal daripada yang di tengah kota.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hendra mencontohkan apartemen-apartemen di Hong Kong yang menghadap ke Victoria Harbour lebih mahal daripada ke pusat kota yang menghadap daratan. Bahkan harganya bisa 2-3 kali lipat daripada apartemen yang menghadap sisi lain.
"Kalau di luar negeri harga bisa 2 kali lipat seperti LA, Hollywood, Malibu California. Di Hong Kong, harga apartemen yang menghadap laut harganya 2-3 lipat karena ada private beach," katanya.
Ia juga mencontohkan, hotel atau kondotel di Bali yang menghadap tepi laut sewa kamarnya akan lebih mahal daripada kamar yang hanya menghadap kolam renang atau pemandangan lainnya. Hal ini terjadi karena permintaan kamar yang menghadap laut lebih tinggi.
"Kalau menginap di hotel sea view, harganya lebih mahal US$ 50-100 per malam, semua orang ingin view-nya ke laut," kata Hendra.
(hen/hds)










































