BSD Jual Properti Rp 2,2 Triliun dalam Tiga Bulan, Naik 27%

BSD Jual Properti Rp 2,2 Triliun dalam Tiga Bulan, Naik 27%

- detikFinance
Selasa, 21 Apr 2015 21:11 WIB
BSD Jual Properti Rp 2,2 Triliun dalam Tiga Bulan, Naik 27%
Jakarta - PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) membukukan pra-penjualan alias marketing sales Rp 2,2 triliun pada tiga bulan pertama 2015. Hal ini ditopang oleh penjualan unit-unit properti yang berlokasi di BSD City, Tangerang Selatan, Banten.

Pertumbuhan penjualan properti kelompok usaha Sinarmas itu setara 27% dibandingkan pencapaian pra-penjualan para periode yang sama tahun 2014 sebesar Rp 1,8 triliun.

"Penjualan unit properti di BSD City berupa residensial, komersial, strata title dan kavling tanah berkontribusi sebesar 87% atau Rp 1,94 triliun dari total pra-penjualan BSDE," ungkap Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan BSD, Hermawan Wijaya, dalam keterangan tertulis, Selasa (21/4/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penjualan properti BSD tahun ini diprediksi akan terus menguat karena beberapa produk properti unggulan yang berlokasi di BSD City hasil kerjasama BSD dengan mitra strategis pada tahun 2013 lalu seperti Hong Kong Land, Dyandra dan AEON Mall Jepang sudah mulai dipasarkan.

Beberapa di antaranya Nava Park, hunian eksklusif di atas lahan 68 hektar hasil kerjasama dengan Hong Kong Land yang pada tiga bulan pertama 2015 telah berkontribusi sebesar 5% dari total pra-penjualan konsolidasi atau terbesar kedua setelah BSD City.

"Untuk kawasan Nava Park, BSDE dan Hong Kong Land melalui Entitas Anak PT Bumi Parama Wisesa akan dikembangkan secara bertahap hingga 8-10 tahun mendatang untuk menjamin pertumbuhan penjualan yang berkelanjutan. Kami menargetkan dalam lima tahun mendatang, kawasan ini mampu mendatangkan angka penjualan sebesar Rp 5 triliun," ujarnya.

Proyek lain seperti Indonesia Convention Exibition (ICE) yang merupakan Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) seluas 25h hektar dan terbesar di Asia Tenggara di BSD City, hasil kerjasama dengan Dyandra melalui skema joint-venture pada 2013.

Ada juga AEON MALL yang menempati lahan seluas 18,5 hektar dengan kapasitas parkir 3.300 lot di BSD City. Proyek senilai Rp 2,5 triliun ini akan diluncurkan pada Mei 2015 mendatang.

Proyek lain seperti Grand Wisata Bekasi berkontribusi sebesar 3%, Legenda Wisata berkontribusi 2% dan 3% lainnya dikontribusikan dari penjualan unit-unit properti di Taman Banjar Wijaya Tangerang, Kota Wisata Cibubur, dan Grand City Balikpapan.

"Jika dilihat dari komposisi produk, produk hunian atau residensial merupakan top unit selling dengan nilai Rp 1,81 triliun atau 81% dari total pra-penjualan, disusul kemudian oleh penjualan unit kavling tanah yang berkontribusi Rp 217 miliar atau 10% dari total pra-penjualan," ujarnya.

Segmen residensial Perseroan tumbuh 143% secara year on year. Pada tiga bulan pertama 2015, Perseroan sudah menjual 961 unit hunian.

"Produk hunian merupakan target utama kami. Kualitas infrastruktur pendukung seperti kawasan komersial, perkantoran dan industri ringan yang dirancang terpadu akan membuat kawasan hunian kami semakin diminati," jelasnya.

(ang/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads