Ini Dia Wilayah yang Paling Banyak Dibangun Rumah Subsidi

Ini Dia Wilayah yang Paling Banyak Dibangun Rumah Subsidi

- detikFinance
Senin, 27 Apr 2015 19:34 WIB
Ini Dia Wilayah yang Paling Banyak Dibangun Rumah Subsidi
Jakarta -

PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk telah membiayai sedikitnya 368.000 unit hunian dalam skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahaan (FLPP) alias KPR Subsidi sejak 2010-2014. Dari sisi lokasi, 60% pembiayaan lebih banyak di pinggir Jakarta.

BTN telah menggelontorkan dana hingga Rp 25 triliun dalam 5 tahun untuk FLPP, BTN merupakan penyalur KPR subsidi terbanyak hingga 90% daripada bank-bank penyalur lainnya, setiap tahun. Tahun lalu, total pembiayaan yang direalisasikan BTN sebanyak 93.000 unit dengan nilai pembiayaan Rp 7,9 triliun.

β€œTahun 2014, KPR FLPP realisasi 93.000 unit dengan jumlah kredit lebih dari Rp 7,9 triliun,β€β€Ž ujar Direktur Mortgage and Consumer Landing BTN Mansyur S Nasution saat berbincang dengan detikFinance di Kantor Pusat BTN, Senin (27/4/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan, penyaluran ini melebihi target awal sebesar 58.000 unit. Ia mengaku bahwa penyaluran KPR Subsidi ini masih belum merata karena masih banyak tersebar di kawasan pinggir Jakarta.

"Sebagian besar masih di Bogor, Tangerang, Depok dan Bekasi (Bodetabek)," tuturnya.

Hal ini karena pada periode 2010-2014 pembangunan rumah subsidi memang masih fokus di Pulau Jawa, khususnya di bagian barat yakni Bodetabek.

"Selain itu, tidak ada penekanan pemerintah harus bangun di mana. Jadi kebanyakan pengembang bangun yang mendekati Jakarta," katanya.

Penyaluran KPR Subsidi di Bodetabek mencapai 60% dari total penyaluran yang dilakukan bank BUMN ini. "60% Bodetabek, 10% Kalimantan, 5-7% Sumatera, sisanya pulau-pulau yang lain," katanya.

Tahun ini, pembangunan rumah yang bisa dibiyai lewat skema KPR FLPP diharapkan bisa lebih merata karena ada dorongan positif dari pemerintah agar pengembang mau melakukan pembangunan di luar Pulau jawa.

"Jumlah lebih besar, dan pengembang juga dapat dorongan dari pemerintah. Jadi semoga tahun ini lebih merata," pungkasnya.

(dna/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads