Rusun yang Akan Dibangun Jokowi Hari Ini Ditargetkan Selesai November

Rusun yang Akan Dibangun Jokowi Hari Ini Ditargetkan Selesai November

Dana Aditiasari - detikFinance
Rabu, 29 Apr 2015 14:16 WIB
Rusun yang Akan Dibangun Jokowi Hari Ini Ditargetkan Selesai November
Semarang - Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) berambisi membangun 1 Juta Rumah di 2015. Dari jumlah tersebut sekitar 10.000 unit dibangun bagi kalangan buruh.

Salah satu kontraktornya adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) konstruksi PT Brantas Abipraya. PT Brantas akan mengerjakan konstruksi proyek rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di Ungaran, Jawa Tengah yang hari akan dimulai peresmiannya oleh Presiden Jokowi, hari ini (29/4/2015).

Direktur Utama PT Brantas Abipraya (Persero)โ€Ž Bambang E Marsono mengatakan, pihaknya diberi tanggung jawab membangun 3 tower rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) yang terdiri dari 262 unit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Rusunawa di Jawa Tengah itu terletak di wilayah kerja pemerintah Kabupaten Ungaran. Akan terdiri dari dua tower dengan tipe T24 terdiri dari 96 kamar dan T36 dengan 70 kamar. Sedangkan satu tower di Pemprov Semarang hanya satu tipe yakni T24 dengan 96 kamar," katanya kepada detikFinance, di Semarang, Rabu (29/4/2015).โ€Ž

Rumah susun sederhana ini diperuntukkan bagi para buruh yang mengambil lokasi dekat dengan kawasan industri. Nilai kontrak untuk proyek di Rusunawa Ungaran, mencapai Rp 64,45 miliar. Bambang mengatakan, pihaknya cukup percaya diri bisa menyelesaikan pekerjaan konstruksi rumah sederhana ini dalam kurun waktu 7 bulan.

Dengan peresmian yang dilakukan hari ini Rabu 29 April 2015, diperkirakan proyek ini selesai pada bulan November 2015. "Nilai kontrak pembangunan rusunawa di Jateng tersebut mencapai Rp 64,45 miliar dengan target penyelesaian selama 7 bulan atau 210 hari," katanya percaya diri.

Kepercayaannya ini karena perusahaan konstruksi BUMN ini sudah cukup berpengalaman mengerjakan proyek-proyek serupa di Jawa Tengah.

"Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi, Brantas Abipraya sebelumnya sudah mengerjakan sejumlah proyek rusunawa di wilayah Jateng dan Daerah Istimewa Yogyakarta dengan nilai kontrak Rp 158,96 miliar, meliputi 62 rusunawa pada akhir 2014," katanya.

โ€ŽSelain mengerjakan konstruksi untuk proyek infrastruktur rumah susun, perusahaan ini juga punya kemampuan yang cukup mumpuni di bidang lain.

Perseroan mengelola dua bidang usaha yaitu Sumber Daya Air (SDA) berupa pembangunan bendungan-bendungan, yang eksistensinya sudah diakui sebagai market leader di Indonesia dengan penguasaan pasar sebesar 30%. Bidang usaha lainnya adalah non SDA yang meliputi bidang konstruksi pembangunan jalan dan gedung-gedung bertingkat.

Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2014, Perseroan membukukan kenaikan total aset menjadi Rp 1,64 triliun dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 1,15 triliun. Pendapatan usaha Perseroan juga melonjak 58,33% menjadi Rp 2,28 triliun dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 1,44 triliun.

Perseroan juga mencatat kenaikan laba komprehensif tahun berjalan sebesar Rp 18 miliar menjadi Rp 90,83 miliar dibandingkan laba komprehensif tahun sebelumnya sebesar Rp 72,78 miliar atau naik 24,8%.

(dna/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads