Perumnas Akan Bangun 33.000 Rumah di 2015, Butuh Rp 5,4 Triliun

Perumnas Akan Bangun 33.000 Rumah di 2015, Butuh Rp 5,4 Triliun

Zulfi Suhendra - detikFinance
Rabu, 29 Apr 2015 19:11 WIB
Perumnas Akan Bangun 33.000 Rumah di 2015, Butuh Rp 5,4 Triliun
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini meluncurkan program 1 juta rumah untuk masyarakat di seluruh Indonesia, termasuk yang berpenghasilan rendah. Perum Perumnas sebagai BUMN penyedia perumahan berkomitmen membangun 33.000 unit rumah di 2015.

‎Direktur Utama Perum Perumnas Himawan Arief Sugoto mengatakan, sebagai bentuk kontribusi BUMN pada program pemerintah, Perumnas bakal membangun banyak hunian yang mayoritas untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang belum memiliki rumah.

"Kami bangun 33.000 unit tahun ini, dalam 4 tahun ke depan sampai 2018 kita harapkan bisa 100.000 unit per tahun," kata Himawan di acara peluncuran ‎Program Satu Juta Rumah di Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (29/4/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Himawan menyebutkan, untuk merealisasikan pembangunan 33.000 unit rumah tersebut, Perum Perumnas membutuhkan dana sekitar Rp 5,4 triliun. Sumber pendanaan, lanjut Himawan akan berasal dari dana Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 1 triliun, pembiayaan perbankan dan kas internal.

"PMN Rp 1 triliun itu belum cukup. Jadi kami butuh dana dari perbankan," katanya.

Pembangunan bakal disebar di sejumlah provinsi di Indonesia. Himawan menyebut‎ Bekasi, Karawang, Bandung, Medan, Makassar, Palembang dan daerah lain bakal kebagian rumah bersubsidi. Tak hanya itu, Perumnas pun bakal melakukan peremajaan rumah susun (rusun) untuk rusun-rusun yang mesti diperbaharui.

"Dari 33.000 itu 19.000 unit untuk rusun, dan sisanya untuk rumah tapak," tutupnya

(zul/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads