Direktur Utama Perum Perumnas Himawan Arief Sugoto mengatakan, sebagai bentuk kontribusi BUMN pada program pemerintah, Perumnas bakal membangun banyak hunian yang mayoritas untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang belum memiliki rumah.
"Kami bangun 33.000 unit tahun ini, dalam 4 tahun ke depan sampai 2018 kita harapkan bisa 100.000 unit per tahun," kata Himawan di acara peluncuran Program Satu Juta Rumah di Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (29/4/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"PMN Rp 1 triliun itu belum cukup. Jadi kami butuh dana dari perbankan," katanya.
Pembangunan bakal disebar di sejumlah provinsi di Indonesia. Himawan menyebut Bekasi, Karawang, Bandung, Medan, Makassar, Palembang dan daerah lain bakal kebagian rumah bersubsidi. Tak hanya itu, Perumnas pun bakal melakukan peremajaan rumah susun (rusun) untuk rusun-rusun yang mesti diperbaharui.
"Dari 33.000 itu 19.000 unit untuk rusun, dan sisanya untuk rumah tapak," tutupnya
(zul/hen)











































