Buruh Bisa Sewa Rusun yang Dibangun Jokowi Rp 200.000/Bulan

Buruh Bisa Sewa Rusun yang Dibangun Jokowi Rp 200.000/Bulan

Dana Aditiasari - detikFinance
Jumat, 01 Mei 2015 17:35 WIB
Buruh Bisa Sewa Rusun yang Dibangun Jokowi Rp 200.000/Bulan
ilustrasi
Jakarta -

Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyiapkan 10.000 unit hunian bagi buruh di sekitar kawasan-kawasan industri. Penyediaan hunian dalam bentuk rumah susun sederhana sewa (rusunawa) bertarif sewa murah ini, bagian dari program 1 juta rumah di 2015.

Salah satu rusunawa yang telah disiapkan untuk para buruh adalah proyek rusunawa di Jalan Karimun Jawa, Ungaran, Jawa Tengah. Kemarin, 2 tower rusunawa ini mulai di-groundbreaking oleh Presiden Jokowi.

Plt Dirjen Penyediaan Rumah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU dan Pera) Syarif Burhanudin mengatakan biaya sewa ditentukan pemerintah daerah setempat dan disesuaikan dengan Peraturan Daerah Tahun 2012 yang sudah ada di Kabupaten Ungaran, Jawa Tengah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau tidak salah sekitar Rp 200.000 per bulan per unit," kata Syarif kepada detikFinance, Jumat (1/5/2015)

Kontraktor Rusunawa Ungaran ini adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) konstruksi PT Brantas Abipraya. Direktur Utama PT Brantas Abipraya (Persero)β€Ž Bambang E Marsono mengatakan, pihaknya diberi tanggung jawab membangun 3 tower rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) yang terdiri dari 262 unit di Jawa Tengah, termasuk 2 tower di Ungaran.

"Rusunawa di Jawa Tengah itu terletak di wilayah kerja pemerintah Kabupaten Ungaran. Akan terdiri dari dua tower dengan tipe Tipe 24 terdiri dari 96 kamar dan Tipe 36 dengan 70 kamar. Sedangkan satu tower di Pemprov Semarang hanya satu tipe yakni Tipe 24 dengan 96 kamar," katannya.

Nilai kontrak untuk proyek di Rusunawa Ungaran, mencapai Rp 64,45 miliar. Bambang mengatakan, pihaknya cukup percaya diri bisa menyelesaikan pekerjaan konstruksi rusunawa ini tuntas dalam waktu 7 bulan atau pada November 2015.

(dna/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads