"Memang di sini lesu, di Australia nggak lesu, malah bagus untuk investasi. Kami hadir untuk memberikan alternatif bagi masyarakat yang mau investasi," ujar Harry Halim, Regional Sales Director Crown Group, di sela acara pra launching residential tower Crown Ashfield di Surabaya, Selasa (5/5/2015).
Crown Ashfield merupakan proyek properti yang terletak di lokasi strategis di Sydney. Proyek ini dalam proses pembangunan dan rampung pertengahan 2016. Ada 80 unit apartemen yang dijual di proyek ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita optimistis dari Surabaya mencatat transaksi sekitar AUD 5 juta," tutur Harry.
Harry optimistis target AUD 5 juta tersebut tercapai dari penjualan di Surabaya. Alasannya, pihaknya ingin menghadirkan kesempatan investasi bagi warga Surabaya untuk berinvestasi di Crown Ashfield.
"Selama daerah investasi tersebut layak, desain bagus, dekat dengan fasilitas umum, mereka pasti melakukan investasi di situ," katanya.
"Dan di Australia ini banyak yang menarik, selain ada kepastian hukum, developer tidak boleh menggunakan dana down payment (DP) dari konsumen. Kalau ada developer yang menggunakan DP sebelum bangunan itu selesai, bisa kena penjara. Intinya konsumen benar-benar terproteksi," tandasnya.
Selain mengembangkan berbagai proyek properti di Sydney Australia, Crown Group yang dimiliki pengusaha berdarah Indonesia, Iwan Sunito ini, juga akan mengembankan proyeknya di Indonesia. Crown sudah mendapatkan lahan di Jakarta, namun belum bisa dibeberkan secara detail lokasi dan rencana proyek tersebut.
"Lahannya sudah ada. Kapan, ya kita tunggu saja nanti," jelas Harry.
(roi/dnl)











































