Pertemuan antara keduanya berlangsung selama satu jam, dari pukul 10.00 WIB sampai 11.00 WIB. Beberapa hal dibahas dalam pertemuan tersebut.
"Nah di pertemuan itu dilanjutkan dengan merumuskan tiga hal. Pertama, Iran juga berpengalaman membangun perumahan low cost selama pemerintahan Ahmadinejad (Mahmud, mantan Presiden Iran), kalau di kita kan namanya MBR (masyarakat berpenghasilan rendah). Mereka menawarkan itu untuk kerjasama," kata Basuki usai melangsungkan pertemuan di kantornya, Jalan Pattimura, Jakarta Selatan, Jumat (5/6/2015).
Sementara yang kedua, kata Basuki, Iran juga menawarkan untuk kerjasam membangun jalan raya. Sementara yang ketiga, kerjasama membangun irigasi mikro
"Yang ketiga saya usulkan micro irigation, karena sekarang kan kita punya kerjasama melalui ICID (International Commission On Irrigation Drainage). Iran itu sebagai presidennya di komisi itu, mereka memang maju di bidang irigasi," ujar basuki.
Basuki akan mencari wilayah yang tepat untuk bisa bekerjasama dengan Iran dalam membangun rumah murah, begitu juga dengan ruas jalan yang punya potensi.
"Nanti kerjasama rumah berikan potensi-potensi yang mungkin bisa diberikan, jalan dan irigasi tadi. Dia juga ikut tender di jalan Sumatra," jelasnya.
"Mereka keunggulannya rumah, mereka punya program membangun besar-besaran, jadi mau nawarkan itu. Nanti kita bentuk tim teknisnya," ujarnya.
(ang/rrd)











































