"Ada mal, pasar rakyat, di atasnya rumah susun, ini akan mengoreksi tempat tinggal di Jakarta, jadi terkoreksi biaya hidup di Jakarta, akan kita bangun 23 lantai, seluruh rusun dibuat pipa gas. Kalau tabungnya made in china, dolar naik kita kelimpungan, kalau pakai pipa gas hanya Rp 50 ribu sebulan," kata Ahok saat peresmian Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) di Jalan Juanda, Jakarta, Senin (22/6/2015).
Pada kesempatan itu, Ahok juga mengungkapkan rencananya mendorong masyarakat menggunakan transportasi umum. Caranya antara lain, memberikan subsidi untuk membangun bus Jakarta Rp 1,7 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami ingin setiap pengeluaran di DKI setiap sore tutup buku, jadi tidak ada memalsukan kuitansi, dan lain-lain, yang tidak mau ikut kita setopkan saja, kita hemat gaji, selamat buat BI, semoga kerjasama ini bisa jadi efek pertumbuhan ekonomi," jelas Ahok.
(dnl/hen)











































