Bandara Changi Singapura Jadi Contoh Hotel Transit di Gambir

Bandara Changi Singapura Jadi Contoh Hotel Transit di Gambir

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Jumat, 03 Jul 2015 15:33 WIB
Bandara Changi Singapura Jadi Contoh Hotel Transit di Gambir
Jakarta - Fasilitas layanan hotel transit lumrah tersedia pada stasiun dan bandara di dunia seperti di Uni Eropa hingga Asia. Selain stasiun di Eropa, inspirasi pengembangan hotel transit yang ada di Stasiun Gambir Jakarta juga mengacu dari Bandara Changi Singapura.

Direktur Utama PT KA Pariwisata Adi Suryatmini menyebut pihaknya belajar banyak dari fasilitas hotel transit yang tersedia di dalam Bandara Changi, Singapura.

"Kita belajar dari Bandara Changi, Singapura. Di sana seperti itu," kata Adi kepada detikFinance Jumat (3/7/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari pengamatan di Bandara Changi Singapura, Adi bersama tim berpikir tentang pengembangan hotel transit pada pusat moda transportasi di Jakarta.

Ia membayangkan kota sebesar Jakarta belum memiliki fasilitas hotel yang terletak di dalam pusat transportasi seperti stasiun padahal kebuthan terhadap hotel transit cukup tinggi.

"Kita berpikir seperti kota metropolitan Jakarta, masa sih nggak punya hotel transit sementara negara lain yang pernah saya kunjungi ada hotel transit di dalam stasiun kereta dan bandara," ujarnya.

Alasan lainnya, KAI dan KA Pariwisata menemukan banyak penumpang kelas segmen bisnis dan traveler yang membutuhkan waktu istirahat untuk melanjutkan perjalan memakai moda kereta atau moda lainnya.

Namun karena tidak ada fasilitas hotel transit di pusat transportasi maka mereka memilih tertidur di kursi stasiun yang jumlah terbatas atau mencari hotel di luar stasiun yang jaraknya tidak dekat.

"Kami melihat Gambir. Banyak orang pagi atau sore ngantuk nunggu jadwal Kereta. Karena Jakarta mancet maka mereka berangkat lebih awal," tuturnya.

Fasilitas yang tersedia di hotel transit seperti wifi setiap kamar, TV satelit, kamar mandi dengan fasilitas water heater. Fasilitas ini sangat mendukung bagi para traveler atau pebisnis yang perlu isitrahat sejenak.

"Para traveller atau pebisnis punya waktu sedikit misal turun dari kereta 3.30 pagi, kalau dia pebisnis. Dia bisa betulkan materi presentasi sehingga butuh internet dan habis mandi berangkat meeting. Atau sekedar nonton TV satelit dan main internet. Jadinya ide seperti itu," jelasnya.

Keunggulan lain dari fasilitas hotel transit ialah kamar dan kebersihan yang menyerupai hotel berbintang. Hotel transit di Stasiun gambir memiliki keunggulan lokasi yang berada di tengah kota Jakarta.

"Pengguna kereta nggak perlu keluar stasiun cari hotel atau mereka sambil menunggu bisa jalan-jalan ke Monas," ujarnya.

(feb/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads