Konsultasi Properti

img_list
Rumahku.com fb: Rumahku.FansPage twitter: @rumahku Instagram: @rumahkucom Portal Properti No.1
Follow detikFinance
Jumat 31 Jul 2015, 08:03 WIB

Gaji UMR dan Usia 20-an Bisa Beli Rumah, Caranya?

Rumahku.com - detikFinance
Gaji UMR dan Usia 20-an Bisa Beli Rumah, Caranya?
Jakarta - Beberapa orang kerap menganggap rumah sebagai tolok ukur sukses tidaknya seseorang. Akibatnya, banyak anak muda yang mulai tertarik untuk membeli rumah. Namun, banyak isu mengatakan anak muda masih belum bisa membeli rumah.

Masalah mengenai rumitnya persyaratan dari bank penjamin KPR (Kredit Pemilikan Rumah) serta uang muka atau DP (Down Payment) yang tidak bisa dikatakan murah, yakni 20% dari harga rumah sering menjadi hambatan utama mereka yang masih berusia 20 tahunan.

Namun mengutip kata pepatah 'tidak ada yang tidak mungkin', maka setiap orang dengan usia muda pun mampu memiliki hunian impiannya. Beberapa cara berikut ini dapat diterapkan bagi Anda yang ingin membeli rumah di usia muda.
 
1. Jangan Indekos
Indekos atau apartemen membuat Anda boros, karena mengeluarkan uang rutin yang tidak sedikit. Jika memang benar-benar ingin memiliki rumah sendiri di usia kepala dua, maka ada baiknya jika Anda tinggal di tempat orang tua atau sanak saudara, karena itu bisa menghemat pengeluaran Anda.

Sebagai asumsi adalah harga sewa apartemen standar Rp 20 juta per tahun. Jika Anda tinggal di tempat orang tua atau saudara dengan gratis, Anda bisa menyimpan Rp 100 juta dalam kurun waktu 5 tahun, itu sudah sangat cukup untuk DP jika Anda ingin membeli rumah sederhana.

2. Manfaatkan Kerabat Dekat
Selain mendapat tempat untuk tinggal, kerabat dekat seperti saudara atau teman juga bisa membantu Anda dalam membeli rumah. Pertama, Anda bisa mencoba untuk investasi di bisnis mereka agar pundi-pundi rupiah Anda meningkat. Itu jauh lebih baik dari pada menyimpan uang di bank yang terus digerus inflasi.

Selain itu, Anda juga bisa meminjam uang kepada orang tua atau saudara untuk membeli rumah dengan pembayaran kredit. Sebagai ucapan terima kasih, Anda bisa melakukan negosiasi bunga yang tentunya jauh lebih rendah dari KPR.

3. Pilih Tenggat Waktu yang Paling Sesuai
Memilih tenggat waktu (tenor) yang paling lama, 20 tahun misalnya, memang bisa meringankan cicilan per bulan Anda. Memilih tenor yang paling cepat, misalnya 5 tahun juga bisa membuat Anda cepat melunasi utang. Namun akan lebih bijak jika Anda memilih tenggat waktu yang paling sesuai dengan Anda.

Gaji karyawan muda memang masih terus meningkat seiring dengan peningkatan kinerja dan jabatan, meski begitu, perhitungkan pula pengeluaran rutin Anda saat ini agar tidak menjadi masalah dikemudian hari.

4. Cari Rumah Operan
Langkah selanjutnya yang bisa Anda terapkan adalah dengan mencari rumah operan. Biasanya, rumah akan dioper (over credit) jika si pemilik sebelumnya tak mampu lagi membayar cicilan rumah.

Keuntungan membeli rumah operan adalah, Anda bisa membeli rumah saat ini dengan taksiran harga di tahun lalu, sebelum harganya naik. Bukan rahasia lagi bila tiap tahun barang properti mengalami kenaikan, jadi ini bisa menjadi solusi bagi Anda untuk mencari rumah murah.

(Dody Saputro/Rumahku.com)

(dnl/dnl)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed