Ya, tanah di lokasi tertentu memang menjadi faktor utama dalam menentukan harga properti sebelum dikalikan dengan bentuk dan luas bangunan. Harga tanah yang dekat dengan stasiun, pintu tol, atau tempat hiburan tentu sangat berbeda dengan yang letaknya agak ke dalam.
Menentukan harga jual/beli tanah memang bukan perkara mudah, untuk itu biasanya seorang appraiser pun disewa untuk membuat taksiran harga. Hanya saja, harga yang disebutkan hanya berdasar taksiran, bukan harga real di lingkungan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Jakarta Barat
Harga tanah di Jakarta Barat tergolong bervariasi, yakni dari kisaran Rp 6 juta hingga Rp 8 juta, kecuali untuk tanah di beberapa perumahan elite yang harganya masih terbilang tinggi. Berikut adalah rinciannya:
- Kamal, Rp 6,5 juta per meter
- Srengseng, Rp 6 juta per meter
- Meruya Utara, Rp 6,5 juta per meter
- Semanan, Kalideres (perum. Kalideres Permai), Rp 8 juta per meter
2. Jakarta Pusat
Pelemahan sektor properti dan kurs rupiah terhadap dolar AS tampaknya berimbas pada penjualan tanah di pusat kota Jakarta. Bukan tanpa alasan, harga tanah di Jakarta pusat memang tergolong yang paling mahal. Akibatnya tak banyak transaksi yang terjadi di kawasan ini, kecuali di beberapa spot di sekitar Menteng.
- Menteng, Rp 55 juta per meter
3. Jakarta Selatan
Untuk Jakarta Selatan, Cipete masih jadi primadona dengan transaksi penjualan tertinggi jika dibandingkan dengan kawasan Jakarta Selatan lain.
- Cipete, Rp 21,6 juta per meter
- Jagakarsa, Rp 5 juta per meter
- Pejaten Barat, 6,3 juta per meter
- Kebayoran Baru, Rp 13 juta per meter
- Bintaro (memasuki Tangerang Selatan), Rp 4,5 juta per meter
4. Jakarta Timur
Sama halnya dengan Jakarta Pusat, sepanjang 2015 tak banyak transaksi jual beli tanah yang terjadi di kawasan ini. Namun berbeda dengan Jakarta Pusat yang harganya masih terbilang mahal, Jakarta Timur masih jauh dari tempat hiburan dan fasilitas seperti area Jakarta lainnya.
- Cibubur, Rp 4 juta per meter
- Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Rp 2,5 juta per meter
5. Jakarta Utara
Selain Jakarta Pusat dan Cipete, Jakarta Utara menjadi salah satu primadona area properti. Banyaknya kawasan elite membuat harga tanah di area ini terbilang tinggi. Contohnya adalah Kelapa Gading, yang harganya masih terbilang tinggi kendati langganan banjir.
- Marunda, Cilincing, Rp 13 juta per meter
- Gading Imperial, Kelapa Gading, Rp 8,5 juta per meter
Rumahku adalah media properti online yang memberikan informasi tentang jual beli dan sewa properti seperti rumah dijual, sewa apartemen, dan lainnya, Anda juga dapat dengan mudah memasang iklan rumah dijual gratis di Rumahku.com!
(ang/ang)











































