Demikian disampaikan Presiden Direktur Lippo Karawaci Ketut Budi Wijaya dalam acara Investor Summit 2015, di Gedung BEI, Jakarta, Senin (9/11/2015).
Pendapatan tercatat sebesar Rp 1,4 triliun atau naik 11,4% dari periode yang sama tahun sebelumnya, di mana laba kotor tercatat naik 6,1% menjadi Rp 874,9 miliar dari Rp 824,4 miliar pada kuartal III-2014. EBITDA tumbuh sebesar 8,3% menjadi Rp 811,6 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pendapatan dari divisi industri dan komersial LPCK memberikan kontribusi sebesar Rp 471,5 miliar atau 32% dari total pendapatan.
Pendapatan dari divisi manajemen perkotaan naik 5,5% menjadi Rp 140,1 miliar untuk tahun 2015 dari Rp 132,8 miliar pada tahun sebelumnya, memberikan kontribusi 9,5% terhadap total pendapatan LPCK. Jumlah aktiva tumbuh sebesar 16% menjadi Rp 4,9 triliun dari tahun sebelumnya sebesar Rp 4,3 triliun.
Divisi healthcare, PT Siloam Hospitals International Tbk (SILO) melaporkan pertumbuhan GOR sebesar 25% menjadi Rp 3,013 triliun di kuartal III-2015, dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 2,415 triliun.
Sementara itu, EBITDA tumbuh sebesar 40% menjadi Rp 431 miliar dari Rp 309 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.
Penerimaan pasien rawat inap naik sebesar 28%, sementara kunjungan rawat jalan tumbuh sebesar 27%. Laba bersih setelah pajak di kuartal III-2015 tercatat Rp 68 miliar.
(drk/ang)











































