Angka penjualan juga tercatat turun dari Rp 2,823 triliun menjadi Rp 2,169 triliun di kuartal III-2015. Laba bruto juga turun sebesar 2% menjadi Rp 1,670 triliun di kuartal III-2015 dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 1,705 triliun. Sementara marjin laba bruto naik dari 60% menjadi 77%.
"Peningkatan marjin laba bruto Alam Sutera tahun ini berasal dari penjualan kavling tanah," ujar Direktur Alam Sutera Joseph S Tjong dalam Investor Summit 2015, di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (10/11/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, pembangunan proyek gedung bertingkat yaitu The Prominence dan The Tower juga masih tetap berjalan sesuai rencana dan direncanakan selesai pada kuartal IV-2015. The Tower direncanakan selesai pada kuartal III-2016. Alam Sutera juga merencanakan serah terima produk di Pasar Kemis pada tahun 2016.
"Kami sangat mengapresiasi pemerintah yang baru-baru ini telah menerbitkan paket kebijakan deregulasi dalam upaya memperbaiki iklim investasi di Indonesia, ini berdampak positif bagi kinerja kami di 2016," ujar Joseph.
(drk/ang)











































