Konsultasi Properti

img_list
Rumahku.com fb: Rumahku.FansPage twitter: @rumahku Instagram: @rumahkucom Portal Properti No.1
Follow detikFinance
Jumat 11 Dec 2015, 07:38 WIB

Ingin Ganti Bank Pemberi KPR? Begini Caranya

Rumahku - detikFinance
Ingin Ganti Bank Pemberi KPR? Begini Caranya
Jakarta -

Pertanyaan dari pembaca: Perkenalkan, saya Dito, tinggal di Tangerang. Saya sedang mencicil rumah sudah memasuki tahun ketiga.

Namun saya merasa bunganya terlalu tinggi, saya ingin memindahkan sisa KPR ke bank lain yang bunganya lebih rendah.

Pertanyaannya, apakah ada sanksi dan biaya tambahan lain karena pemindahan bunga tanggungan itu?

Jawaban:
Dear pak Dito,

Pemindahan KPR atau yang biasa disebut take over sangat mungkin untuk dilakukan, dan memang beberapa orang juga telah menerapkannya. Hanya saja, ada beberapa hal yang perlu untuk diperhatikan.

1. Bunga Bank
Tawaran bunga yang lebih rendah harus ditelisik lagi lebih mendalam, apakah itu permanen atau bersifat sementara. Artinya, hanya setahun dua tahun saja, selebihnya bunga ditinggikan (fixed or float). Selain itu, perhatikan pula masa tenor (jangka waktu) dan cicilan yang harus dibayarkan per bulannya, apakah sesuai dengan yang Anda inginkan.

2. Biaya Tambahan
Terkait biaya administrasi, biasanya ada tiga hal yang harus diperhatikan. Pertama adalah biaya provisi yang biasanya dibebankan sekitar 0,5% sampai 1% dari total pinjaman. Ada pula biaya appraisal sekitar Rp 450.000.

Serta biaya asuransi, yang biasanya berupa asuransi jiwa dan kebakaran. Ada beberapa bank yang bisa memindahkan biaya asuransi sebelumnya ke bank yang baru, tapi juga tidak, Anda perlu menyiapkan budget lagi.

Di luar itu, ada biaya pengikatan kredit yang biasanya dilakukan oleh Notaris/PPAT sekitar Rp 500.000, atau 1% dari total pinjaman Anda.

3. Penalti
Umumnya, bank pemberi KPR akan memberi sanksi jika Anda ingin memindahkan KPR Anda ke bank lain, atau melunasinya dalam kurun waktu kurang dari setahun. Tapi kalau lebih dari setahun, biasanya Anda akan aman.

Sebagai tambahan, jika alasan Anda melakukan take over kredit adalah karena bunga KPR yang dirasa besar, cobalah untuk mendiskusikannya dengan pihak bank yang lama, mungkin saja mereka memiliki solusi akan permasalahan Anda.

Ada dua alasan, mengapa bunga KPR di bank lain lebih rendah. Bisa jadi karena memang rendah, atau mungkin awalnya saja yang rendah, tapi setelah setahun dua tahun, bunga memasuki tahan floating dan menjadi sangat tinggi. Jadi, cermati sebelum mengambil keputusan.

Salam Hormat
Rumahku.com

(ang/ang)
Klik di sini untuk mengirimkan pertanyaan yang ingin dikonsultasikan dengan kami. Konsultasi seputar perencanaan keuangan, properti dan UKM.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed