Program Sejuta Rumah Jokowi, Sudah Berapa yang Terbangun?

Program Sejuta Rumah Jokowi, Sudah Berapa yang Terbangun?

Dana Aditiasari - detikFinance
Sabtu, 19 Des 2015 09:42 WIB
Program Sejuta Rumah Jokowi, Sudah Berapa yang Terbangun?
Jakarta - Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) punya target membangun satu juta unit rumah per tahun, yang ditargetkan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Jelang akhir 2015, sudah berapa unit rumah yang terbangun?

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Syarif Burhanuddin menyatakan, pemerintah tetap serius dalam pelaksanaan Program Sejuta Rumah untuk seluruh rakyat Indonesia.

"Kami sadar banyak pihak yang meragukan terkait progress data Program Sejuta Rumah. Namun kenyataan di lapangan pembangunan berjalan terus. Sesuai laporan yang ada saat ini yakni sekitar 660.474 unit rumah," ujar Syarif Burhanuddin ditemui detikFinance, di kantornya, Jum’at (18/12/2015) kemarin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan, besarnya jumlah rumah yang terbangun setidaknya bisa dilihat dari realisasi penyaluran Kredit Pembiayaan Perumahan (KPR) sepanjang tahun ini. Penyaluran KPR, kata dia, sedikit banyak menggambarkan jumlah rumah yang terserap oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan rumah.

KPR bisa dijadikan tolak ukur, umumnya kelompok masyarakat yang membeli rumah dengan skema KPR adalah mereka yang sangat membutuhkan rumah, namun memiliki hambatan secara keuangan untuk membelinya secara tunai.

Syarif, berdasarkan laporan penyaluran KPR oleh masing-masing bank penyalur sampai dengan November 2015, jumlah penyaluran kredit adalah Rp 42,3 triliun.

Adapun nilai penyaluran itu terdiri dari nilai penyaluran KPR-FLPP sebesar Rp 11,9 triliun Jumlah tersebut tersalur untuk 120.491 unit rumah MBR. Sedangkan nilai penyaluran KPR Komersial sebesar Rp 30,4 triliun untuk 97.134 unit rumah komersial (Non-MBR).

Selanjutnya Bank BTN dalam rangka mendorong pembangunan rumah tinggal, menyelenggarakan dukungan Kredit Konstruksi bagi para pengembang yang membangun rumah MBR maupun rumah komersil.

Adapun nilai penyaluran dan jumlah pembangunan unit adalah nilai penyaluran Kredit Konstruksi bagi rumah MBR sebesar Rp 6,2 triliun dengan jumlah 151.172 unit rumah MBR.

Nilai penyaluran Kredit Konstruksi bagi rumah Non-MBR sebesar Rp 17,7 triliun dengan jumlah 128.534 unit rumah Non-MBR.

Belum lagi ada sejumlah pembangunan rumah yang sedang dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat selain Kementerian PUPR yakni Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

Ada pula dukungan dari Pemerintah Daerah, perusahaan pelaksana Corporate Social Responsibility (CSR), dan masyarakat.

"Maka total pembangunan rumah tahun 2015 adalah sebanyak 660.474 unit," tandasnya.

(dna/rrd)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads