Beli Rumah di AS US$ 200 Ribu Dapat 3 Unit, Jika Mencicil Bisa 6 Unit

Beli Rumah di AS US$ 200 Ribu Dapat 3 Unit, Jika Mencicil Bisa 6 Unit

Dana Aditiasari - detikFinance
Senin, 18 Jan 2016 11:44 WIB
Beli Rumah di AS US$ 200 Ribu Dapat 3 Unit, Jika Mencicil Bisa 6 Unit
Jakarta -

Sebuah manajer investasi di sektor Propertiβ€Ž Asal Amerika Serikat, Mt Helix Real Estate Investment Fund, menawarkan kesempatan investasi properti di negeri Paman Sam bagi warga negara Indonesia (WNI).

Di bawah bimbingan para konsultannya, seorang WNI bisa memiliki hingga 6 unit rumah sekaligus di Amerika Serikat (AS), hanya dengan biaya US$ 200.000 atau sekitar Rp 2,8 M (Kurs Rp 14.000/US$).

"Bila membeli tunai, dana US$ 200.000 bisa membeli 3 unit rumah. Namun dengan bimbingan kami, klien kami bisa dibantu untuk memperoleh pinjaman perbankan sehingga bisa membeli 3 unit lagi. Totalnya bisa membeli 6 unit rumah di AS," ujar Clara Tan, APAC Operation Director Mt Helix saat berbincang dengan detikFinance di Jakarta Design Center, Jakarta, Kamis (14/1/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mt Helix sendiri menawarkan berbagai fasilitas bagi para kliennya agar mendapat kemudahan untuk memperoleh pinjaman perbankan setempat. Sehingga kombinasi dana pribadi investor dan pinjaman dari perbankan dapat dipergunakan untuk memaksimalkan investasi.

Investor pun tak perlu pusing memikirkan bagaimana cara membayar cicilan pinjaman perbankan yang digunakan untuk membeli unit hunian di AS tersebut. Sebab, seluruh hunian yang dipasarkan Mt Helix telah disewakan ke pada warga setempat dengan rata-rata penghasilan dari sewa sebesar US$ 800- US$1.500 (Rp 11,2- Rp 21 juta) per bulannya.

Clara menjelaskan, pemasukan sewa dari 6 unit rumah pertahunnya cukup untuk membayar berbagai pengeluaran rutin sebesar US$ 30.812 (Rp 431,36 juta) dari mulai pajak, asuransi properti termasuk biaya cicilan sebesar US$ 17.033 (Rp 238,46 juta)

"Dari 6 unit properti yang dimiliki tadi, rata-rata ada pemasukan kotor dari sewa sebesar US$ 49.248 (Rp 689,47 Juta) per tahun. Dipotong pajak hingga cicilan sebesar US$ 30.812, masih ada pemasukan sebesar US$ 18 ribu lagi. Jadi nggak perlu membayar cicilan bank dari kantong pribadi lagi," sebut Clara.

(dna/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads