Pemerintah Bangun Rusunawa Mahasiswa Rp 25 M di NTB

Pemerintah Bangun Rusunawa Mahasiswa Rp 25 M di NTB

Dina Rayanti - detikFinance
Sabtu, 02 Apr 2016 10:28 WIB
Pemerintah Bangun Rusunawa Mahasiswa Rp 25 M di NTB
Foto: Dok. Kementerian PUPR
Jakarta - Pemerintah membangun Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) untuk mahasiswa. Salah satunya adalah Rusunawa mahasiswa Universitas Teknologi Sumbawa di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Syarif Burhanuddin, meresmikan pembangunan 2 tower Rusunawa Mahasiswa Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) di Sumbawa, NTB, Jumat (1/4/2016).

Adanya Rusunawa tersebut diharapkan dapat mendukung sarana dan prasarana dan meningkatkan kualitas pendidikan untuk mahasiswa yang belajar di universitas tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Rusunawa ini untuk mahasiswa UTS dan kami harap mereka juga bisa belajar hidup di hunian vertikal," ujar Syarif Burhanuddin saat memberikan sambutan, dalam keterangan tertulis, Sabtu (2/4/2016)

Syarif menjelaskan, pembangunan Rusunawa mahasiswa di Sumbawa ini diharapkan juga akan mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia bagian tengah. Selain itu juga mendorong agar mahasiswa bisa terbiasa hidup bersama-sama dan saling menghormati saat tinggal di Rusunawa.

"Mahasiswa UTS ini berasal dari berbagai wilayah dan bisa dikatakan sebagai miniatur kecil Indonesia. Jika mereka tinggal di Rusunawa diharapkan juga terjadi perubahan mental dan perilaku untuk menghormati satu dengan lainnya," tandasnya.

Anggaran yang dibutuhkan untuk membangun Rusunawa ini sebesar Rp 12,5 miliar per tower. Dua Rusunawa masing-masing seluas 2032,06 meter persegi yang dibangun tidak jauh dari bukit Olat Maras ini per tower terdiri dari empat lantai dan 50 unit kamar tipe 24 meter persegi. Setiap kamar diperkirakan dapat menampung empat mahasiswa.

"Kami juga telah melengkapi Rusunawa ini dengan furnitur seperti tempat tidur, meja belajar dan lemari pakaian di setiap kamar. Jadi mahasiswa nanti tinggal masuk dan belajar," terangnya. (hns/hns)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads