"Kita akan launching 30 April mendatang," kata Dirut PT Waskita Karya Realty Didit Oemar Prihadi saat menghadiri acara MoU KSO Waskita Darmo Permai dengan Rigel, dan Grand Opening Rigel's New Innovation Centre, di No 20 Changi Business Park Central 2, Singapura, Jumat (7/4/2016).
Ia mengatakan, pasar apartemen di Medan masih menarik. Pihaknya akan membangun 1 tower apartemen di Medan di atas lahan sekitar 8.000 meter persegi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Segmen pasarnya kelas menengah dan atas," tuturnya.
Pembangunan 1 tower apartemen itu akan digarap sendiri oleh Waskita Karya Realty. Waskita optimistis, pasar hunian apartemen kembali menggeliat, setelah beberapa tahun sebelumnya mengalami kelesuan.
"Kita harapkan pertengahan tahun ini kembali membaik dan daya beli masyarakat semakin kuat," ujarnya.
Waskita-Darmo Permai Gandeng Perusahaan Sanitary asal Singapura
PT Waskita Karya Realty bersama developer PT Darmo Permai, menggandeng perusahaan di bidang sanitary asal Singapura, Rigel.
Kerjasama (MoU) dengan vendor terkemuka dari Singapura itu, untuk membicarakan produk sanitary pada proyek dua tower yakni SOHO dan tower The Residence, di kawasan hunian dan bisnis premium di Segi 8, Surabaya.
"Kami ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda dari tempat lain," kata Director KSO Waskita Darmo Permai Kevin Sanjoto.
KSO Waskita Darmo Permai menghadirkan A World Class Wonder Project, 88 Avenue sebagai pioneer mega proyek bertaraf hotel bintang 5 yang berlokasi di Segi 8, Surabaya.
Megaproyek di atas lahan seluas 3,4 hektar itu, desain bangunannya dirancang oleh arsitek legendaris dunia Tange Associates, terdiri dari 8 tower yakni 6 tower Residence, 1 tower SOHO dan 1 tower office.
Dari 8 tower itu, yang sedang dalam tahap pembangunan yakni SOHO dan Residence. Dari dua tower yang total ruangannya mencapai sekitar 700, KSO Waskita Darmo Permai ini bekerjasama dengan Rigel, namun masih dalam tahap penjajakan.
Seluruh produk sanitary seperti di kamar mandi di kedua proyek tersebut, kata Kevin, ingin berkelas internasional, green, dan ekonomis.
"Kami ingin memberikan sesuatu yang berbeda, berkelas bintang seperti di hotel, dan eksklusif. Dan kami akan merealisasikan mimpi konsumen," tandasnya sambil menambahkan, dalam kesempatan tersebut, ada rencana Rigel membuka showroom penjualan produknya di Surabaya.
Dalam kesempatan yang sama, Didit menambahkan, pihaknya membuka peluang bagi semua suplier, untuk turut serta di proyek 88 Avenue.
"Rigel ingin mengembangkan marketnya di Indonesia. Dan kerja sama ini masih dalam tahap penjajakan, sebatas membaca peluang, belum bicara angka," jelasnya.
Sementara itu, Group CEO Rigel Christopher Ng mengatakan, pihaknya memiliki produk masa depan yang ramah lingkungan dan cocok dikembangkan di negara maju dan berkembang. Christopher menambahkan, Indonesia adalah pasar yang penting.
"Kita letaknya tidak terlalu jauh, dan populasi penduduknya tinggi, sehingga memungkinkan memasarkan produk kita (Rigel) di sana," katanya sambil menambahkan, kebutuhan akan produk green sanitary dinilai sangat dibutuhkan Indonesia.
"Kami akan mengembangkan pasar ke Indonesia, dan sekarang kami punya partner penting di Surabaya," tandasnya. (roi/drk)











































