Dengan kebijakan tersebut, pinjaman yang diberikan bank bisa lebih tinggi sehingga masyarakat bisa lebih murah untuk membayar uang muka atau Down Payment (DP) sehingga bisa mengurangi masyarakat yang belum punya hunian (backlog).
"Bagus buat perekonomian Indonesia, kemudian meningkatkan oustanding kredit dan pasti ini akan mengurangi backlog. Kemudian dari sisi masyarakat akan makin banyak yang mengajukan KPR," tutur Direktur Konsumer BRI Sis Apik Wijayanto kepada detikFinance, di Gedung BRI, Jakarta, Jumat (22/7/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Belum (rencana naikkan target) masih stand sesuai RBB," lanjut Sis.
Saat ini masih ada sekitar 13,5 juta Kepala Keluarga (KK) di Indonesia yang masih belum memiliki hunian atau hunian layak.
Ingin tahu DP rumah turun sampai berapa? Lihat di infografis yang satu ini. (ang/ang)











































