"Total realisasi program satu juta rumah di 2016 ini mencapai angka 805.169 unit," kata Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Syarif Burhanuddin di kantornya, Jumat (30/12/2016).
Berdasarkan data kementeriannya, jelas dia, pembangunan rumah MBR mencapai 569.382 unit rumah. Sementara untuk hunian non MBR telah terbangun 235.787 unit rumah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia merinci lagi, program satu juta rumah MBR yang terealisasi meliputi pembangunan rumah dari kementerian dan lembaga (K/L) sebanyak 16.923 unit, pengembang perumahan sebanyak 265.747 unit yang terdiri dari skema subsidi KPR FLPP 42.017 unit, KPR syariah 7.311 unit, subsidi selisih bunga 111.358 unit, dan kredit konsumsi 105.061 unit.
Sementara pembiayaan melalui fasilitas pembiayaan lainnya sebanyak 21,830 unit, CSR perusahaan 320 unit, serta masyarakat 32.586 unit.
Adapun pembangunan rumah non MBR sejumlah 235787 unit berasal dari pembangunan rumah oleh pengembang sebanyak 12.332 unit, masyarakat non MBR 10.000 unit, non subsidi komersial 80.235 unit, non subsidi syariah 3.972 unit, dan kredit konstruksi 129.248 unit.
"Kami berterima kasih atas dukungan dari pemangku kepentingan bidang perumahan seperti K/L, Pemda, pengembang rumah subsidi maupun komersial, perusahaan yang menyalurkan CSR perumahan, perbankan, dan masyarakat yang mendukung program satu juta rumah di Indonesia," ujar Syarif. (idr/ang)











































