Sudah Terbangun 800.000 Hunian di Program Sejuta Rumah Jokowi

Sudah Terbangun 800.000 Hunian di Program Sejuta Rumah Jokowi

Muhammad Idris - detikFinance
Jumat, 30 Des 2016 17:21 WIB
Sudah Terbangun 800.000 Hunian di Program Sejuta Rumah Jokowi
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan capaian program satu juta rumah hingga per 30 Desember 30 Desember 2016 telah mencapai 805.169 unit rumah. Program satu juta rumah sendiri meliputi 700.000 unit untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), dan sisanya 300.000 unit non MBR.

"Total realisasi program satu juta rumah di 2016 ini mencapai angka 805.169 unit," kata Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Syarif Burhanuddin di kantornya, Jumat (30/12/2016).

Berdasarkan data kementeriannya, jelas dia, pembangunan rumah MBR mencapai 569.382 unit rumah. Sementara untuk hunian non MBR telah terbangun 235.787 unit rumah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setiap tahun capaian program satu juta rumah terus meningkat. Jika tahun 2015 lalu capaiannya hanya sekitar 699.770 unit, maka tahun ini mengalami peningkatan sekitar 100.000 unit menjadi 805.169 unit," ujar Syarif.

Dia merinci lagi, program satu juta rumah MBR yang terealisasi meliputi pembangunan rumah dari kementerian dan lembaga (K/L) sebanyak 16.923 unit, pengembang perumahan sebanyak 265.747 unit yang terdiri dari skema subsidi KPR FLPP 42.017 unit, KPR syariah 7.311 unit, subsidi selisih bunga 111.358 unit, dan kredit konsumsi 105.061 unit.

Sementara pembiayaan melalui fasilitas pembiayaan lainnya sebanyak 21,830 unit, CSR perusahaan 320 unit, serta masyarakat 32.586 unit.

Adapun pembangunan rumah non MBR sejumlah 235787 unit berasal dari pembangunan rumah oleh pengembang sebanyak 12.332 unit, masyarakat non MBR 10.000 unit, non subsidi komersial 80.235 unit, non subsidi syariah 3.972 unit, dan kredit konstruksi 129.248 unit.

"Kami berterima kasih atas dukungan dari pemangku kepentingan bidang perumahan seperti K/L, Pemda, pengembang rumah subsidi maupun komersial, perusahaan yang menyalurkan CSR perumahan, perbankan, dan masyarakat yang mendukung program satu juta rumah di Indonesia," ujar Syarif. (idr/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads