Menurut data riset Lembaga konsultan properti, Jones Lang LaSalle (JLL), tingkat okupansi perkantoran di luar CBD tahun 2016 sebesar 76% atau 100.000 m2. Angka ini lebih rendah dari tingkat keterisian tahun sebelumnya sebesar 80% atau 125.000 m2.
"Tingkat penyerapan masih sedikit di atas tingkat penyerapan rata-rata dalam 10 tahun terakhir. Tapi ini cukup moderat dibanding tahun-tahun sebelumnya," ujar Head of Research JLL, James Taylor dalam jumpa pers di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (1/2/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun beberapa gedung perkantoran baru yang selesai di kuartal keempat 2016 antara lain CIBIS Tower 9 di TB Simatupang, South Quarter Tower C di TB Simatupang, Taman Sari Parama Boutique Office di KH Wahid Hasyim dan WIKA Office Tower di D.I Panjaitan.
"Kalau dilihat pasokannya sampai 2018 ke depan, diprediksi sampai 2017 pasar perkantoran bakal mengalami penurunan sampai titik terendah, untuk non CBD. Diprediksi, tahun 2018-2019, di luar CBD baru mulai membaik. Sehingga ini satu dua tahun lebih cepat dari yang CBD," pungkasnya. (ang/ang)











































