Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pengendalian urbanisasi bisa menjadi jawaban atas 20% masyarakat Indonesia yang sama sekali tidak mampu memiliki rumah tersebut.
"Urbanisasi yang terorganisir itu tidak hanya untuk kenyamanan masyarakat tetapi secara ekonomis juga sangat make a sense untuk memenuhi fasilitas umum dan infrastruktur dasar, dan lainnya," ungkapnya dalam acara Investor Gathering SMF 2017 di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (27/3/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apalagi jika tidak di atur, sambung dia, maka 20% masyarakat tersebut selamanya tak akan memiliki rumah dan hanya hanya akan menciptakan kawasan-kawasan kumuh di sela-sela kota.
"Karena mereka tidak akan beli dan tidak ada upaya, sehingga wajah perkotaan di Indonesia menjadi mustahil menjadi perkotaan yang baik, yang nyaman, indah, yang merupakan manusiawi, yang bisa memberikan tempat sesuai dengan cita-cita kemerdekaan kita, yang adil dan beradab, dan makmur, itu pesan konstitusi yang hari ini semakin relevan kalau tidak melakukannya," tandas dia. (dna/mkj)











































