Banyak Permintaan, Kondominium Rp 300-800 Juta Menjamur di Sekitar Jakarta

Banyak Permintaan, Kondominium Rp 300-800 Juta Menjamur di Sekitar Jakarta

Fadhly F Rachman - detikFinance
Rabu, 05 Apr 2017 19:06 WIB
Banyak Permintaan, Kondominium Rp 300-800 Juta Menjamur di Sekitar Jakarta
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Kondisi pasar di sektor properti pada awal tahun 2017 ini tengah dalam kondisi yang baik. Pada kondisi itu, hunian kondominium juga mengalami pertumbuhan yang positif, khususnya untuk tipe kelas menengah dan tipe menengah ke bawah.

Head of Residential Jones Lang LaSalle (JLL) Luke Rowe, mengungkapkan tingkat permintaan kondominium pada awal tahun ini dinilai cukup baik, di mana rata-rata penjualan mencapai di atas 60%.

"Permintaan terhadap kondominium pada awal tahun 2017 secara umum cukup stabil dari penghujung tahun 2016. Saat ini rata-rata tingkat penjualan berada pada angka 67%. Dengan mayoritas permintaan berasal dari pasar kondominium kelas menengah dan menengah ke bawah," katanya di JLL Jakarta, Rabu (5/4/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan catatan JLL, penjualan kondominum untuk kelas menengah di triwulan pertama tahun ini mencapai 1.237. Sementara, unit baru yang tersedia di periode yang sma mencapai 1.333 unit.

Pada kesempatan yang sama, Head of Advisory Jones Lang LaSalle (JLL) Vivin Harsanto, mengatakan harga kondominium kelas menengah berkisar Rp 800 juta, sementara untuk kelas menengah ke bawah berada di kisaran Rp 300 juta- Rp 600 juta.

Kondominium tersebut, kata Vivin, banyak berkembang di wilayah-wilayah penyokong kota Jakarta.

"Kalau untuk kondominium seharga Rp 300 juta - Rp 400 juta, itu kondominium tapi sizenya 35 atau 40 meter persegi, kira-kira seperti itu. Kondominium berkembang banyak sekali, misalnya yang paling berkembang itu, kita lihat suplainya banyak sekali sebenarnya, seperti di Bekasi, Depok, di Tangerang juga. kata dia. (dna/dna)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads