Follow detikFinance
Senin 10 Apr 2017, 17:14 WIB

Cara Ahok Agar Warga Jakarta Tak Tersingkir ke Pinggiran

Dana Aditiasari - detikFinance
Cara Ahok Agar Warga Jakarta Tak Tersingkir ke Pinggiran Foto: Muhammad Ridho
Jakarta - Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat punya empat program perumahan bagi masyarakat di Jakarta, tanpa perlu pusing dengan cicilan.

Basuki alias Ahok mengatakan, salah satu program perumahan ditawarkan adalah kerja sama bagi mereka yang punya tanah di Jakarta. Bagi pemilik tanah yang mau melepas tanahnya, akan dibangunkan apartemen dengan luas 2,5 kali lipat dari tanah yang dimilikinya.

Baca Juga: Ahok dan Djarot Luncurkan Beli Hunian di DKI Tanpa Pusing Cicilan

Katakan lah, bila warga memiliki tanah seluas 100 meter persegi, maka dia akan memiliki hak untuk menempati apartemen yang luasnya mencapai 250 meter persei.

"Kalau ada kolektif warga kumpulkan tanah luasannya 1 hektar, atau setengah hektar, kami bangunkan apartemen. Nanti yang punya tanah 100 meter tadi kita berikan apartemen yang luasannya 250 meter dengan status hak milik," kata Ahok dalam acara Blak-blakan Ahok Djarot di Markas detik.com, Senin (10/4/2017).

Tujuannya, kata Ahok, agar mereka warga Jakarta asli, bisa tetap tinggal di Jakarta termasuk dengan anak-anaknya.

"Banyak orang Jakarta punya tanah. Tapi dia kan enggak mungkin tambah luas tanah itu. Sudah mahal sekali harga tanahnya. Jadi solusinya, seperti tadi saya sebutkan," sambung Ahok.

"Sehingga anak-anaknya nanti itu bisa juga tinggal di apartemen itu. Mereka tetap tinggal di Jakarta," sambung dia.

Tanpa adanya terobosan ini, maka warga Jakarta akan semakin tersingkir dari tanah kelahirannya seiring makin mahalnya harga tanah.

"Contohnya, saya punya contoh teman SMA. Dia tinggal di Pluit. Punya anak, anaknya enggak bisa beli di tengah kota, terpaksa beli agak ke pinggir dan semakin ke pinggir," sebut dia.

Sebelum rencana ini dijalankan, langkah pertama yang dilakukan Ahok dan pasangannya, adalah dengan mendorong seluruh warga Jakarta memiliki sertifikat tanah secara gratis.

Bahkan, dalam hal biaya BPHTB, pemda DKI pun menggratiskannya.

"Kami yakin dengan cara ini, dalam 2 tahun ke depan, seluruh warga Jakarta punya sertifikat," sambung Ahok lagi.

Bila warga Jakarta telah memiliki sertifikat tanah, maka permasalahan sengketa akan semakin mudah dihindari. (dna/mca)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed