Masih Ada 4.365 Rumah DP 1% di Cikarang, Gimana Cara Belinya?

Masih Ada 4.365 Rumah DP 1% di Cikarang, Gimana Cara Belinya?

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Kamis, 04 Mei 2017 20:17 WIB
Masih Ada 4.365 Rumah DP 1% di Cikarang, Gimana Cara Belinya?
Foto: Eduardo Simorangkir
Cikarang - Ada 8.749 unit rumah tapak dengan tipe 25/60 yang dibangun di Cikarang yang merupakan bagian dari program sejuta rumah Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sebanyak 4.734 unit telah selesai dibangun. Sekitar 3.162 sudah akad kredit, 1.222 rencana akad.

Artinya, masih tersedia 4.365 unit termasuk 4.015 unit baru yang akan dibangun yang masih tersedia bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan berminat memiliki hunian di kawasan tersebut.

Bagaimana cara membelinya?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Direktur Utama Bank Tabungan Negara (BTN), Maryono mengatakan, rumah ini hanya diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yakni, penghasilannya Rp 4 juta ke bawah.

Untuk akses KPR, masyarakat cukup membayar DP sebesar 1% dan bunga cicilan 5% fixed hingga 20 tahun. Adapun cicilannya bervariasi dari Rp 750 ribu hingga Rp 900 ribu per bulan.

"Perumahan ini adalah semuanya dibangun rumah sederhana untuk MBR. Harga jual dari rumah MBR ini antara Rp 112 juta sampai Rp 141 juta, di mana semuanya akan kami biayai dengan program KPR FLPP," kata dia di lokasi, Kamis (4/5/2017).

Dengan fasilitas FLPP, masyarakat akan memperoleh bunga fixed 20 tahun, yakni 5% setahun. Uang muka juga dibantu oleh pemerintah sebanyak Rp 4 juta per unit.

"Sehingga sisa uang muka bisa digunakan sebagai biaya administrasi dan lainnya," sambung dia.

Dengan peruntukkan rumah yang hanya untuk MBR dan bentuknya yang rumah tapak, maka yang dapat membeli rumah ini hanyalah warga negara Indonesia yang penghasilannya tidak lebih dari Rp 4 juta per bulan.

Syarat lainnya untuk mendapatkan KPR FLPP adalah belum pernah memiliki rumah sendiri sebelumnya, memiliki masa kerja atau usaha minimal 1 tahun, dan menandatangani surat pernyataan di atas materai bahwa akan sanggup melakukan kredit.

"Perumahn MBR juga dilengkapi fasilitas umum dan sosial. Misalnya tempat ibadah, olahraga dan mainan anak. Di depan juga akan dibangun Rumah Sakit dan tempat pendidikan," pungkasnya. (dna/mkl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads