Follow detikFinance
Sabtu 06 May 2017, 12:20 WIB

Jakarta Sulit Punya Rumah Murah, Harga Tanahnya Mahal

Hendra Kusuma - detikFinance
Jakarta Sulit Punya Rumah Murah, Harga Tanahnya Mahal Foto: Eduardo Simorangkir
Jakarta - Real Estate Indonesia (REI) memastikan, harga tanah menjadi biang keladi sulitnya realisasi rumah murah di DKI Jakarta. Rumah tapak murah sudah tidak mungkin bisa ada di Jakarta.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua Umum Bidang Tata Ruang REI, Hari Gani saat dihubungi detikFinance, Jakarta, Sabtu (6/5/2017).

"Kalau Jakarta enggak bisa, karena harga tanahnya sudah mahal," kata Hari.

Hari menjelaskan, syarat awal membangun rumah murah khusus masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di mulai dari harga tanah yang harus Rp 250 ribu per meter persegi.

"Biasanya kalau rumah untuk MBR itu harga tanahnya Rp 250 meter per segi," tambahnya.

Bukan hanya untuk rumah tapak murah, untuk rumah susun pun dengan harga murah menjadi sulit direalisasikan pengembang di Jakarta. Pasalnya, DKI Jakarta belum memiliki rencana tata ruang yang baik.

"Kalau tapak di Jakarta sudah tidak masuk, kalau vertikal kalau pemerintah masih berpihak, masih bisa dengan pajak-pajaknya dikurangi, biaya perizinan, kemudian kompensasi biaya tinggi bangunan, sehingga lebih fleksibel, jadi luasan tanah yang sama dia bisa bangun lebih banyak," tukasnya. (ang/ang)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed