Follow detikFinance
Rabu 12 Jul 2017, 10:04 WIB

Anggaran FLPP Dipangkas, BTN Tetap Salurkan KPR Subsidi

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Anggaran FLPP Dipangkas, BTN Tetap Salurkan KPR Subsidi Foto: Eduardo Simorangkir
Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memotong anggaran untuk kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Direktur Konsumer PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) Handayani mengatakan, meskipun anggaran penyaluran KPR FLPP dipangkas menjadi Rp 3,1 triliun. BTN masih bisa menyalurkan KPR subsidi dengan skema yang lain.

"BTN tetap menjadi bank yang menyalurkan KPR untuk mendukung program sejuta rumah pemerintah," kata Handayani kepada detikFinance, Rabu (12/7/2017).

Dia menjelaskan, program KPR subsidi memiliki dua skema, yakni FLPP dan selisih suku bunga (SSB).

Handayani mengatakan, untuk 2017 ini BTN akan fokus menggunakan alokasi anggaran pemerintah dengan SSB. "Hal ini untuk mendukung pemerintah mengefektifkan alokasi anggaran 2017," ujarnya.

Tahun ini BTN menargetkan pembangunan 1 juta rumah sebanyak 666.000 unit dengan komposisi 504,122 untuk rumah subsidi dan 161,878 untuk rumah non subsidi.

Hingga kuartal I 2017 penyaluran kredit rumah subsidi tercatat 166,2 unit dengan nilai penyaluran Rp 9 triliun. Sedangkan untuk non subsidi tercatat 105,4 unit dengan nilai penyaluran Rp 18,43 triliun.

Total penyaluran pembiayaan 1 juta rumah per kuartal I 2017 adalah 271,679 unit dengan nilai penyaluran Rp 27,43 triliun. (ang/ang)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed