Demikian disampaikan Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Syarif Burhanuddin saat menghadiri rapat kerja evaluasi pelaksanaan Tahun Anggaran 2017 dengan Komisi V DPR RI, Rabu (12/7/2017).
Syarif mengatakan, hingga 10 Juli 2017 pihaknya bisa merealisasikan keuangan sekitar 39,57% dan realisasi fisik sebesar 42,52%. Capaian tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan bulan yang sama di tahun sebelumnya. Hal tersebut dipicu oleh terobosan lelang dini yang dilakukan di tahun ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Capaian tersebut juga mampu diwujudkan dengan penghematan yang dilakukan sebesar Rp 132 miliar. Dengan demikian anggaran yang semula Rp 8,2 triliun maka pagu efektif yang berhasil dilaksanakan 2017 sekitar Rp 8,1 triliun.
"Kami juga diberikan tanggung jawab untuk penghematan. Jumlah penghematan kurang lebih Rp 132 miliar. Jumlah ini tidak mengurangi target yang ada. Sehingga secara keseluruhan dari Rp 8,2 triliun yang dianggarkan di penyediaan, dengan penghematan Rp 132 miliar maka pagu efektif yang kami laksanakan 2017 ini adalah Rp 8,1 T," jelasnya. (dna/dna)











































