Follow detikFinance
Kamis 13 Jul 2017, 10:30 WIB

Rumah DP 0 Rupiah untuk Gaji Rp 7 Juta Cocok Buat Kelas Menengah

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Rumah DP 0 Rupiah untuk Gaji Rp 7 Juta Cocok Buat Kelas Menengah Foto: Tim Infografis, Luthfy Syahban
Jakarta - Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno menyatakan program rumah dengan uang muka (DP) nol rupiah harus memiliki penghasilan Rp 7-10 juta per bulan. Sampai saat ini pihaknya pun tengah mematangkan skema program tersebut.

CEO Indonesia Property Watch, Ali Tranghanda menyebutkan, program yang diusung oleh Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies-Sandi saat kampanye harus dimatangkan. Selain itu, dengan minimal penghasilan Rp 7 juta per bulan, program ini hanya dapat dinikmati oleh masyarakat kalangan menengah.

Sedangkan, masyarakat menengah ke bawah yang penghasilannya tidak mencapai Rp 7 juta per bulan tidak dapat merasakan manfaat tersebut.

"Yang masalah kan kita sebenarnya ada program untuk masyarakat menengah ke bawah, kalau Rp 7 juta itu bukan menengah bawah. Kita butuh program dari DKI itu yang betul-betul untuk masyarakat menengah bawah yang cukup besar pasarnya, kalau menengah enggak usah apalagi menengah atas," jelas Ali Tranghanda saat dihubungi detikFinance, Jakarta, Kamis (13/7/2017).

Ali menambahkan, saat ini masih banyak masyarakat menengah ke bawah di DKI Jakarta yang belum memiliki hunian sendiri, sehingga masih tinggal di rumah kontrakan. Sehingga kelas menengah ke bawah yang seharusnya menjadi perhatian utama dalam menjalankan program dp nol rupiah ini.

"Kalau (penghasilan) Rp 7 juta itu relatif udah mau naik kelas lah, enggak usah dipikirin lah, meskipun di segmen itu masih agak berat untuk beli rumah, tapi kan enggak perlu nol persen. Yang seharusnya diberikan insentif segala macam itu menengah bawah gitu. Jadi perlu dikaji lebih matang," ujar Ali.

Pihaknya menyebutkan bahwa program ini hampir tak ada bedanya dengan skema Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP dengan DP 1%.

"Sama aja FLPP rumah subsidi kan DP udah bisa 1%, bedanya kan enggak jauh, meskipun itu ada landed Rp 150 juta," tutur Ali. (ang/ang)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed