"Tahun ini 5 juta sertifikat ke seluruh Indonesia, tahun depan 7 juta sertifikat harus keluar. Tahun depannya lagi (2019) 9 juta sertifikat," kata Jokowi saat memberikan 7.500 sertifikat tanah kepada warga Jabodetabek di Lapangan Park and Ride Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (20/8/2017).
Sampai akhir 2016, kata Jokowi, dari 126 juta bidang lahan di Indonesia baru 46 juta bidang lahan yang sudah bersertifikat. Sedangkan sisanya 80 juta bidang lahan belum memiliki sertifkat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan diberikan sertifikat tanah, Jokowi mengatakan, akan mengurangi konflik lahan. Sehingga terbukti secara jelas siapa pemilik tanah sebenarnya sesuai dengan sertifikat yang diterbitkan Kementerian ATR.
Jokowi juga meminta kepada Kementerian ATR untuk mempercepat proses sertifikasi tanah masyarakat. Tidak boleh lagi urusan tersebut memakan waktu yang lama dan bertahun- tahun.
"Saya minta seluruh Kanwil Kantor BPN seluruh dipercepat, dipermudah. Enggak boleh sekarang ngurus sertifikat tanah sampai bertahun-tahun. Itu masa lalu, ke depan enggak boleh urusan dipersulit," ujar Jokowi. (ara/dna)











































