Berdasarkan catatan Kementerian ATR/Badan Pertanahan Negara (BPN), ada 126 juta bidang tanah di seluruh Indonesia, dan baru 46 juta yang bersertifikat di akhir 2016. Sedangkan, sisanya 80 juta lahan di Indonesia belum memiliki sertifikat.
"Tadi sudah saya sampaikan memang juru ukurnya kurang, sekarang sudah tambah 4.400 jumlah yang sangat besar sekali. Sehingga sekarang bisa dipercepat, ini akan terap ditambah juru ukurnya," ujar Jokowi usai menyerahkan 7.500 sertifikat tanah kepada warga Jabodetabek di Lapangan Park and Ride Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (20/8/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan demikian, diharapkan sertifikasi tanah di Indonesia tahun ini sebanyak 5 juta lahan bisa direalisasikan, begitu juga dengan target 7 juta lahan bersertifikat di tahun 2018.
"Kalau dulu satu tahun 400-500 ribu sertifikat tanah kalau sekarang 5 juta, tahun depan 7 juta dan tahun depannya lagi 9 juta. Percepatannya 10 kali lipat itu," kata Jokowi. (ara/dna)











































