Follow detikFinance
Rabu 30 Aug 2017, 14:48 WIB

Perilaku Ini Bikin Orang Indonesia Susah Beli Rumah

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Perilaku Ini Bikin Orang Indonesia Susah Beli Rumah Foto: Tim Infografis: Luthfy Syahban
Jakarta - Tantangan pemerintah memangkas angka backlog rumah tak melulu datang dari pembiayaan maupun penyediaan, namun juga dari perilaku masyarakat sendiri.

Dirjen Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR, Lana Winayanti mengungkapkan masih banyak masyarakat yang gagal diterima pengajuan Kredit Perumahan Rakyat (KPR) nya lantaran terganjal oleh BI checking. Ini adalah fitur di Bank Indonesia yang merekam semua aktivitas kredit.

Masyarakat kata dia terlanjur banyak menggunakan kredit konsumtif seperti kendaraan hingga barang-barang lainnya, sementara kecukupan kemampuannya dalam mencicil KPR dirasa tak lagi sanggup.

"Banyak yang potensial ambil KPR tapi enggak lolos BI checking karena sudah terlalu banyak ambil kredit konsumtif. Makanya penting edukasi masyarakat mengelola keuangan dengan baik, jadi punya prioritas mendahulukan kepentingan utama dibanding yang sifatnya konsumtif," katanya saat ditemui di Kantor Pusat BNI, Jakarta, Rabu (30/8/2017).

Lana mengakui, pemerintah saat ini juga tengah fokus memberikan edukasi ke masyarakat agar bisa mengelola keuangannya dengan baik. Salah satunya adalah lewat program pembiayaan mikro perumahan untuk pekerja informal yang bakal diluncurkan.

"Kita butuh edukasi masyarakat untuk merubah paradigmanya agar tak konsumtif tapi menjadi punya rumah dulu dari pada punya mobil mewah dulu dan sebagainya," ujarnya.

Pihaknya juga berkeliling ke daerah-daerah untuk memetakan potensi MBR yang ada di tiap daerah agar bank mengetahui konsumen yang dituju dengan baik.

"Selain mereka unbankable, banyak juga yang belum bisa kelola keuangannya. Masih banyak yang tergoda dengan kredit konsumtif. Ada guru-guru yang gajinya cukup besar tapi take on pay nya yang bisa dibawa pulang hanya Rp 750 ribu, sisanya sudah digunakan untuk kredit konsumtif," tukasnya. (eds/dna)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed