Follow detikFinance
Sabtu 16 Sep 2017, 20:57 WIB

Begini Kata WNA tentang Meikarta

Niken Widya Yunita - detikFinance
Begini Kata WNA tentang Meikarta Meikarta (Foto: Eduardo Simorangkir/detikFinance)
Jakarta - Warga negara asing (WNA) mulai membicarakan kota baru Meikarta di Cikarang, Bekasi. Hunian hingga fasilitas di Meikarta menjadi pembicaraan hangat mereka.

Contohnya komunitas Jepang di Indonesia yang terkesima dengan promosi besar-besaran, lalu mengerucut ke konsep dan harga yang ditawarkan oleh pengelola.

Demikian yang disampaikan pengamat Indonesia dari Jepang Toshihisa Komaki, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (16/9/2017). Dia sudah puluhan tahun mengamati Indonesia. Membangun sebuah kota baru, menurut mantan spesialis Indonesia dari Nikkei Shimbun ini adalah tugas berat dan kalau sukses bisa menjadi tonggak kemajuan besar bagi industri real estate Indonesia.

 Begini Kata WNA tentang MeikartaFoto: Pengamat Indonesia dari Jepang Toshihisa Komaki (Dok.Meikarta)

Sejauh ini, menurut CEO Nusantara Research Institute yang berbasis di Tokyo ini, Meikarta telah berhasil memancing awareness masyarakat Jepang tentang lahirnya sebuah pemukiman baru di timur Jakarta. Untuk memproleh kemajuan besar, katanya, masih memerlukan waktu sejalan dengan kemajuan proses pembangunannya.

Kemajuan itu kini sudah berada di tangan Meikarta terbukti dengan kesanggupannya menjual lebih dari 100 ribu unit dalam empat bulan. Sebuah keberhasilan yang belum pernah tercatat oleh siapapun di Indonesia.

Warga negara Australia yang pernah lama bermukim di Indonesia Valdez B Williamson berpandangan sama. Dia bahkan berminat untuk membeli sebuah unit hunian bila nanti ditugaskan kembali ke Indonesia. Alasannya Meikarta sedang dikembangkan menjadi sebuah kota modern bertaraf internasional.

Seorang mantan diplomat Mesir yang beristrikan orang Indonesia bahkan sudah memutuskan untuk membeli sebuah unit hunian. Berdasarkan konsep, Meikarta sangat cocok untuk kehidupan keluarga dan kesehatan.

Semua, katanya, direncanakan dengan seksama untuk kepentingan penghuninya. Soal harga murah, orang-orang asing berpandangan sama yakni kurang menarik. Mereka beralasan, para ekspatriat di Jakarta pada umumnya berpenghasilan jauh di atas rata-rata orang Indonesia. Apalagi banyak dari mereka berasal dari negara maju.

Kenyataan ini membuat mereka lebih tertarik pada keamanan dan kenyamanan ketimbang harga. Sebagaimana diungkapkan seorang warga negara Jepang Komaki san dan negara-negara maju pada umumnya paling tertarik pada struktur dan bahan bangunan. Bagi mereka buat apa mewah tapi cepat rusak dan tidak tahan gempa.

Para perancang Meikarta tentu saja sudah memperhatikan hal tersebut. Mereka hanya menggunakan bahan terbaik, dan memasukkan gempa bumi sebagai unsur utama dalam semua struktur bangunan. Dengan demikian, siapapun yang tinggal di Meikarta, termasuk mereka yang berasal dari negara paling maju di dunia, tak perlu khawatir tentang kenyamanan dan keamanan meski harga yang ditawarkan lebih murah dibandingkan dengan yang lain. Meikarta memang dibangun berdasarkan standar keindahan dan kualitas berkelas dunia. (nwy/hns)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed