Follow detikFinance
Senin 02 Oct 2017, 14:14 WIB

Dua Menteri Resmikan Pembangunan Rusun Nempel Stasiun Pondok Cina

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Dua Menteri Resmikan Pembangunan Rusun Nempel Stasiun Pondok Cina Foto: Sylke Febrina Laucereno
Depok - Untuk mendukung percepatan pembangunan program satu juta rumah dan juga mengurangi angka backlog perumahan, Perum Perumnas bersama PT KAI kembali meresmikan pembangunan rumah susun dengan konsep Transit Oriented Development (TOD) di Stasiun Pondok Cina, Depok.

Peresmian pembangunan TOD Pondok Cina ditandai dengan penekanan sirine oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Menteri BUMN Rini Soemarno.

Peresmian proyek hunian TOD ini merupakan peresmian TOD kedua setelah sebelumnya TOD Perumnas-KAI di Stasiun Tanjung Barat.



Perumnas dan PT KAI akan mengoptimalisasi pemanfaatan lahan strategis KAI untuk pengembangan kawasan yang terintegrasi dan inklusif berbasis TOD, terutama untuk ruang-ruang vertikal yang belum dimanfaatkan.

Direktur Utama Perum Perumnas Bambang Triwibowo mengatakan, selain untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat guna mendapatkan hunian yang terintegrasi dengan moda transportasi massal

"Kami juga mengusung terciptanya berkurangnya polusi di Jabodetabek," kata dia pada acara Ground Breaking TOD di Stasiun Pondok Cina, Depok (2/10/2017).

Dia menjelaskan konsep hunian ini terintegrasi dengan transportasi dan dekat dengan pusat perbelanjaan, sarana pendidikan dan Iainnya.

Sinergi antar BUMN sebagai bentuk komitmen nyata pemerintah dalam menyediakan hunian layak dengan harga terjangkau, khususnya masyarakat menengah bawah (MBR) dan masyarakat umum Iainnya sebagai alternatif hunian yang lebih efisien.

[Gambas:Video 20detik]

Adapun pembangunan empat tower di TOD Depok akan menampung 3.693 unit hunian dengan lahan seluas 27.706 m2 dan nilai investasi Rp 1,45 triliun. Sekitar 25% dari jumlah hunian memang diperuntukkan untuk masyarakat berpenghasilan rendah.

Dua Menteri Resmikan Pembangunan Rusun Nempel Stasiun Pondok CinaFoto: Sylke Febrina Laucereno

Lebih lanjut, dia menjelaskan proyek TOD Depok ini memiliki komposisi hunian rusunami dan anami dengan tipe hunian studio hingga tipe hunian dengan 3 kamar tidur. Khusus untuk rusunami, tipe hunian paling minimal adalah dengan luas tipe i 32 m2 (1 kamar tidur).

Sebagai nilai tambah proyek hunian selain terintegrasi dengan transportasi massal, TOD Depok ini juga memiliki konektivitas dengan pusat pendidikan, bisnis, perbankan, pusat pemerintahan, dan rumah sakit sebagai poros utama yang menghubungkan dengan pusat-pusat kegiatan utama di Depok. Di sisi lain, terdapat fasilitas podium, gedung parkir, zona komersil, yang terdiri dari kiosk, F&B, modern dan tradisional retail juga menyatu dengan TOD Depok ini. Sehingga, idealnya tidak hanya kebutuhan hunian yang akan terpenuhi, namun juga penciptaan nilai tambah perekonomian baru pada wilayah tersebut akan terwujud.

Sementara itu, Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro mengatakan kerjasama pembangunan rumah susun Pondok Cina Depok ini yang akan dilaksanakan dengan pemanfaatan atas lahan PT KAI memperhatikan pola kerjasama jangka panjang sebagaimana pada Permen BUMN No.PER13/MBU/09/2014 Tentang Pedoman Pendayagunaan Aset Tetap Badan Usaha Milik Negara.

Besarnya pengguna moda transportasi Commuter Line sudah mencapai 1.024.000 orang per hari. Angka ini akan terus meningkat hingga mencapai target sebesar 1,2 juta penumpang/hari di tahun 2019. Pembangunan rumah susun ini akan menjawab kebutuhan hunian bagi masyarakat yang bermukim di wilayah stasiun tersebut.

Konsep TOD ini akan memudahkan mobilisasi masyarakat dalam beraktifitas. Terlebih pembangunan ini akan mengefisienkan biaya transportasi penghuni karena terintegrasi langsung dengan kereta. Di sisi Iain, akan dilengkapi dengan area komersil dan fasilitas umum yang semuanya terintegrasi dalam satu kawasan, sehingga penghuni dapat melakukan berbagai aktivitas sehari-hari karena ada ruang sosialisasi bagi para penghuni, tambahnya. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed