Follow detikFinance
Jumat 06 Oct 2017, 19:35 WIB

Dirjen Pajak Sebut Tak Ada Pelemahan Daya Beli, Ini Buktinya

Danang Sugianto - detikFinance
Dirjen Pajak Sebut Tak Ada Pelemahan Daya Beli, Ini Buktinya Foto: Maikel Jefriando
Jakarta - Perlambatan daya beli masyarakat kembali hangat diperbincangkan. Direktur Jenderal (Dirjen Pajak) Ken Dwijugiasteadi juga ikut buka suara mengkritisi masalah daya beli ini.

Menurut Ken, tak ada pelemahan daya beli, yang terjadi adalah peralihan pola belanja dari offline ke online. Apa buktinya?

"Banyak pengusaha bilang daya beli turun, penerimaan negara turun. Sebenarnya enggak. Bukan daya beli yang turun, yang berubah adalah tata cara pembayaran. Dulu pergi ke mal, sekarang online. Pajak atas jasa kurir itu naik 130% bulan September," tuturnya di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (5/10/2017).

Dia melihat dari sisi penerimaan pajak memang ada perubahan lantaran kemajuan teknologi online. Namun ada beberapa jenis bisnis yang menurutnya tidak terpengaruh seperti kesehatan.

"Kalau mekanik, supir truk akan hilang karena bisa digantikan dengan teknologi. Bisnis itu enggak ada lagi. Yang masih meningkat itu dokter, karena enggak bisa kalau sakit nggak ke dokter," tambahnya.

Menurutnya fenomena ini seharusnya menjadi pembelajaran bagi dunia usaha untuk melakukan inovasi agar tidak tergerus pada perkembangan zaman.

"Jadi orang bilang daya beli turun penerimaan pajak turun, padahal enggak," tutur Ken. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed