Milenial Susah Beli Rumah, Menteri ATR: Harga Tanah Naik Berlipat, Gaji Tidak

Milenial Susah Beli Rumah, Menteri ATR: Harga Tanah Naik Berlipat, Gaji Tidak

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Kamis, 30 Nov 2017 12:50 WIB
Milenial Susah Beli Rumah, Menteri ATR: Harga Tanah Naik Berlipat, Gaji Tidak
Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil (Foto: Ari Saputra)
Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) atau Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil mengatakan, isu mengenai generasi muda atau milenial yang diprediksi bakal sulit punya rumah di masa mendatang menjadi salah satu perhatian pemerintah saat ini. Hal ini disampaikannya dalam sambutan pada acara Indonesia Property Forum di Hotel Shangri-La, Jakarta, Kamis (30/11/2017).

Menurutnya, laju kenaikan harga tanah yang tak sebanding dengan pendapatan masyarakat menjadi perhatian yang harus segera diselesaikan oleh pemerintah.

"Harga tanah sekarang naiknya exponensial (berlipat ganda) sedangkan gaji naiknya sangat dripping (lambat). Sehingga mungkin kita membaca beberapa waktu lalu, banyak sekali orang bicara generasi milenial tidak akan afford untuk beli rumah. Oleh sebab itu kami sangat concern tentang masalah ini. Kami coba merespons dengan beberapa hal," ujar mantan Menko Perekonomian di awal Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia bilang, pemerintah tengah berusaha menjawab tantangan tersebut dengan beberapa kebijakan yang saat ini terus diperbaiki. Utamanya dari sisi penyediaan, dengan harga tanah yang terus melambung tadi, maka pemerintah akan fokus menekan biaya investasi dari sisi kemudahan dalam melakukan usaha, khususnya di sektor properti.

Seperti diketahui, industri properti memiliki keterkaitan yang sangat banyak dengan industri lainnya sehingga menjadi salah satu motor utama penggerak ekonomi bangsa.

"Ease of doing business, sekian banyak paket sudah disusun dan akan ada paket yang lebih cepat dan lebih ekstrem yang akan disusun kembali dan sedang digodok oleh Menko Perekonomian," tukasnya. (dna/dna)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads