Follow detikFinance
Kamis, 30 Nov 2017 14:46 WIB

Bos Lippo Angkat Bicara Soal Milenial Susah Punya Rumah

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Foto: Agung Pambudhy Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Tingginya harga properti saat ini membuat kaum milenial sulit memiliki rumah. Pasalnya harga rumah saat ini, khususnya di Jakarta dinilai sudah tak masuk akal, sementara laju kenaikan pendapatan tak cukup kuat menjangkau naiknya kebutuhan dasar manusia itu.

Pendiri dan chairman Lippo Group Mochtar Riady angkat bicara mengenai hal ini. Dia bilang, masalah ini tak hanya terjadi di Indonesia, tapi juga di negara-negara maju seperti China.

"Khususnya di Tiongkok itu, perkembangan ekonominya yang pesat itu, itu mereka hanya untuk lapisan yang atas. Tidak untuk lapisan yang bawah. Makanya harganya begitu mahal. Dan ini menjadi suatu unsur sosial yang tidak stabil," katanya saat ditemui di Hotel Shangri-La, Jakarta, Kamis (30/11/2017).

Ayah kandung dari James Riady ini berpendapat, pemerintah sebaiknya menyiapkan suatu wilayah baru yang terintegrasi bagi para milenial yang sulit punya rumah itu. Di dalam suatu kawasan yang terintegrasi tersebut, disediakan hunian yang berimbang bagi masyarakat kecil, menengah maupun atas.

"Iya. Ini yang saya sarankan. Jadi tidak hanya membangun rumah, tapi harus membangun kota. Dan di dalam kota ini, orang yang punya dan kurang punya harus diberi kesempatan. Saya kira pemerintah sudah mempunyai konsep-konsep yang demikian," ucap dia.

"Misalnya harganya sekarang Rp 100 sekian juta, jadi semua orang punya kemampuan untuk membeli. Jadi kita membangun suatu kota, harus memikirkan bagaimana bermanfaat bagi orang yang baru mulai kerja. Itu adalah suatu social responsibility kita," pungkasnya. (eds/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed