Follow detikFinance
Selasa, 09 Jan 2018 14:05 WIB

Banyak Toko di Mal Tutup Sepanjang Tahun 2017

s - detikFinance
Foto: Sylke Febrina Laucereno/detikFinance Foto: Sylke Febrina Laucereno/detikFinance
Jakarta - Tingkat okupansi atau hunian ruang sewa ritel pada 2017 tercatat 83,6% lebih rendah dari periode 2016 sebesar 85,4%. Konsultan Properti Senior Associate Director Colliers Indonesia, Ferry Salanto menjelaskan penurunan okupansi tersebut dipengaruhi oleh banyaknya tenan yang tutup.

"Tahun 2017 memang tidak ada penambahan mall yang signifikan, tapi okupansinya turun dari 85,4% pada 2016 menjadi 83,6% banyak tenan yang tutup turut mempengaruhi okupansi ini," kata Ferry dalam paparan di Gedung WTC II, Jakarta, Selasa (9/1/2018).

Industri ritel modern di Jakarta memang menghadapi tantangan dengan penurunan daya beli masyarakat. Sehingga tertekan dengan biaya sewa namun tak diiringi dengan pendapatan dari penjualan.

Sekedar informasi, ada sejumlah tenan yang tutup di beberapa mall besar di Jakarta, seperti Keris Gallery di Puri Indah Mall, Debenhams di Lippo Mall Kmang, Metro di Pacific Place, Debenhams di Senayan City, Matahari di Pasaraya Blok M, Manggarai dan Mal Taman Anggrek dan Ramayana di Blok M.

Dia menjelaskan, penurunan ini juga dipengaruhi olah pergerseran pola konsumsi masyarakat dari berbelanja ke liburan, makan-makan hingga menabung.

Ferry memproyeksikan tingkat okupansi akan meningkat 1% tahun ini. Pertumbuhan ini akan didorong oleh retail-retail makanan. "Untuk menarik konsumsi masyarakat kembali, pihak pusat perbelanjaan harus melakukan inovasi misalnya memperbanyak layanan publik area, pengadaan ruang pertemuan, ruang santai, kedai kopi hingga restoran," ujar dia.

Untuk ketersediaan ruang sewa ritel, dia menjelaskan sepanjang 2017 tumbuh 1,8% lebih rendah dari periode yang sama tahun sebelumnya 2,7%. Pada 2017 semester II ada pusat perbelanjaan yang baru seperti AEON Mall Jakarta Garden dan pembukaan kembali City Plaza Jatinegara, sebelumnya dikenal dengan Plaza Jatinegara yang dibangun sejak 2012.

Tahun ini, pembangunan pusat perbelanjaan yang sudah masuk dalam pipeline adalah New Harco Plaza di Glodok di Jakarta Barat dengan Developer Agung Podomoro Land, tahun 2019 Shopping Mall at South Gate di Lenteng Agung Jakarta Selatan Developer Sinarmas Land dan AEON, Holland Vilage Mall di Cempaka Putih Jakarta Pusat Developer Lippo Karawaci, kemudian 2020 Pondok Indah Mall 3 di Pondok Indah Jakarta Selatan Developer Metropolitan Kentjana, Menara Jakarta Shopping Mall di Kemayoran, Daan Mogot City di Daan Mogot Jakarta Barat. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed