Follow detikFinance
Rabu 10 Jan 2018, 16:47 WIB

Canda Sofyan Djalil: Saya Takut Direshuffle Kalau Tak Capai Target

Hendra Kusuma - detikFinance
Canda Sofyan Djalil: Saya Takut Direshuffle Kalau Tak Capai Target Foto: Eduardo Simorangkir-detikFinance
Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Negara (BPN) Sofyan Djalil bercanda dirinya takut di-reshuffle Presiden Joko Widodo. Sofyan takut di-reshuffle karena tak capai target penyaluran sertifikat tanah.

Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) pada 2017 ditargetkan menyalurkan sertifikat tanah sebanyak 5 juta, dan pada tahun ini ditargetkan sebanyak 7 juta sertifikat untuk masyarakat.

"Saya paling dag dig dug kalau tidak tercapai, karena presiden pernah bilang awas menterinya, saya takut di-reshuffle," canda Sofyan usai acara kerja sama dengan Pelindo I sampai IV di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (10/1/2018).

"Kalau dirotasi, saya tahu posisi saya berikutnya, Menteri Urusan Wanita Muda," candanya lagi sambil tertawa.

Sofyan bilang, dari 126 juta bidang tanah sampai akhir 2016 baru sebanyak 46 juta yang tersertifikasi. Untuk 2017, Mantan Menteri Koordinator bidang Perekonomian ini mengaku telah berhasil mensertifikasi 4,2 juta, dari 5,2 juta.

"Alhamdulillah kami bisa deliver 5,2 juta. Tahun ini (target) 7 juta, berdasarkan pengalaman 2016 kami bahkan bisa deliver lebih banyak dan lebih cepat," ungkap dia.

Selain itu, Sofyan mengungkapkan, Kementerian ATR juga menyediakan layanan yang disebut Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) untuk mempercepat mengejar kekurangan puluhan juga bidang tanah.

Menurut Sofyan, sumber daya manusia (SDM) yang ada hanya 19.000, sebanyak 7.000 merupakan juru ukur, dan yang memiliki lisensi baru sebanyak 5.500 juru ukur dari swasta, dan tahun ini akan ditambah sebanyak 3.000 juru ukur.

"Masih ada sisa 80 juta tanah lagi yang kita harus capai, tapi saya pikir angkanya akan lebih banyak karena warisan dipecah buat anaknya. Insya Allah target 2025 bahwa 100 persen tanah tersertifikasi akan tercapai," pungkas dia.

(zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed