Follow detikFinance
Senin 22 Jan 2018, 12:56 WIB

Sandi Mau Bangun Rusun Sewa, di Era Ahok Sudah Ada

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Sandi Mau Bangun Rusun Sewa, di Era Ahok Sudah Ada Foto: Penampakan Rusunawa KS Tubun (Dokumen Dinas Perumahan DKI Jakarta)
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, saat ini pihaknya tengah berpikir membuat Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) menjadi pilihan bagi warga yang sulit mendapatkan hunian lewat program DP Rp 0. Hunian tersebut bisa dimiliki dengan konsep sewa dengan jangka waktu yang panjang.

Konsep sewa dengan jangka waktu yang panjang sendiri sudah ada sebelumnya di era Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok.


Berdasarkan catatan detikFinance, Senin (22/1/2018), saat masih menjabat, Ahok membagi program penyediaan hunian menjadi 4 segmen. Salah satu yang menjadi fokusnya adalah warga DKI yang direlokasi dan mereka yang penghasilannya sangat minim sekitar Rp 3 juta/bulan.

Bagi kelompok masyarakat di segmen ini disediakan rumah susun dengan spesifikasi unit seluas 36 meter persegi. Konsep sewa dipilih lantaran masyarakat dirasa tak bakal sanggup mencicil biaya pembangunan rusun yang berkisar Rp 200 juta-250 juta per unitnya.

Kala itu, Ahok tak menjualnya melainkan menyewakannya dengan skema Rusunawa (Rumah Susun Sederhana Sewa). Namun meski berjudul sewa, sebenarnya masyarakat yang menghuni rusun hanya akan dibebankan biaya sebesar Rp 5-15 ribu/hari saja atau dalam sebulan berkisar Rp 150-450 ribu per bulan. Biaya itu dibayarkan untuk biaya pemeliharaan dan kebersihan.

Selain itu, dengan mempertimbangkan daya beli masyarakat berpenghasilan rendah yang berkisar Rp 3 juta ke bawah, penghuni rusun akan diberikan fasilitas penunjang dari mulai transportasi TransJakarta gratis hingga layanan kesehatan.

Namun memang masyarakat tak bisa menjual kembali rusun tersebut dan peruntukannya hanya bagi warga yang direlokasi Pemprov DKI Jakarta dari lokasi hunian yang tak tertata rapi sebelumnya.


Seperti diketahui, sebelumnya Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno berupaya mencarikan solusi untuk warga Jakarta yang tidak mampu membeli rumah DP Rp 0. Dia mengaku mendapat aduan dari beberapa warga di Ciracas, Jakarta Timur yang kesulitan untuk memiliki hunian program Anies-Sandi itu.

"Tadi beberapa teman-teman di Ciracas mereka katanya enggak bisa masuk skema rumah 0 rupiah karena pendapatan di bawah (ump). Nah di situ mungkin intervensi pemerintah untuk memberikan opsi lain," kata Sandiaga di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (22/1/2018). (eds/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed