Follow detikFinance
Selasa, 20 Mar 2018 14:45 WIB

Makin Banyak Orang RI Minat Tinggal di Apartemen

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Foto: Agung Pambudhy Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Popularitas apartemen terus meningkat dari tahun ke tahun. Demikian hasil survei Property Affordability Sentiment Index H1-2018 situs Rumah.com yang diselenggarakan Rumah.com bersama Iembaga riset Intuit asal Singapura, seperti dikutip detikFinance, Selasa (20/3/2018).

Data suplai maupun permintaan pasar tercatat mengalami kenaikan untuk sektor apartemen. Survei Rumah.com mencatat sebanyak 63% responden di Indonesia berniat membeli hunian dalam enam bulan ke depan, di mana 60% di antaranya tertarik terhadap apartemen.

Survei tersebut menunjukkan bahwa responden yang meminati apartemen jumlahnya naik tiga kali lipat jika dibandingkan survei dua tahun sebelumnya.

"Apartemen semakin diminati karena kepraktisannya. Lokasinya relatif lebih dekat dengan pusat kota, dilengkapi fasilitas komersial, dan punya akses transportasi umum yang baik," kata Head of Marketing Rumah.com, Ike Hamdan dalam keterangannya.



Meski apartemen belum dilihat sebagai opsi hunian permanen, namun optimisme dari para first time buyer hunian cukup tinggi. Sebanyak 31% dari responden calon yang berencana membeli hunian pertama dalam enam bulan ke depan berminat terhadap apartemen, sementara 23% mengaku tidak tertarik. Sedangkan di kalangan investor, 47% responden investor mengaku berminat membeli properti apartemen dalam enam bulan ke depan dan sebanyak 21% menyatakan tidak tertarik.

Jika dilihat status pernikahannya, minat terhadap apartemen berasal dari pencari rumah yang berstatus lajang. Sebanyak 40% pencari rumah berstatus lajang mengaku berminat membeli apartemen, 22% tidak berminat, dan 38% di antaranya ragu-ragu.

Sedangkan mereka yang sudah menikah, baik sudah memiliki anak maupun belum, tidak tertarik membeli apartemen. Hanya 25% yang mengaku tertarik membeli apartemen, 38% ragu-ragu, dan 37% tidak tertarik.

"Peminat apartemen kebanyakan adalah para lajang, yang menuntut kepraktisan dan kemudahan beraktivitas. Namun saat sudah menikah, apalagi berkeluarga, rumah tapak masih menjadi pilihan utama masyarakat," kata Ike.



Rumah.com Property Index juga mencatat peningkatan suplai apartemen secara nasional sebesar 4% pada kuartal 4 2017 dibandingkan kuartal 3 2017. Secara tahunan, peningkatannya mencapai 28%.

Country Manager Rumah.com Marine Novita, menjelaskan bahwa pengembang masih menahan diri pada awal 2017, namun melihat serapan yang tinggi pada semester pertama 2017, mereka meningkatkan suplai secara drastis di semester kedua.

"Seiring waktu, konsumen mulai membuka diri terhadap apartemen, mengetahui kelebihan dan kekurangannya. Ketertarikan terhadap apartemen terutama pada korelasi harga dengan kepraktisan. Konsumen masih bisa mendapatkan hunian dengan harga Rp 300 jutaan di lokasi yang strategis di kota-kota satelit, serta dekat dengan beragam fasilitas umum," kata Marine.

(eds/zul)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed