Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 27 Mar 2018 22:25 WIB

Bantah Hanafi Rais, Bank Dunia: 74% Tanah Dikelola Pemerintah

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Danang Sugianto/detikFinance Foto: Danang Sugianto/detikFinance
Jakarta - Bank Dunia menegaskan tidak pernah mengeluarkan data tentang kepemilikan tanah di Indonesia. Ini sekaligus menampik pernyataan Wakil Ketua Umum PAN sekaligus putra Amien Rais, Hanafi Rais, yang menyebut 74% lahan di Indonesia dikuasai segelintir orang merupakan data bank dunia.

Meski tak pernah mengeluarkan data tersebut, Country Director World Bank for Indonesia, Rodrigo A Chaves mengataka pemerataan tanah memang bukan isu baru, dan kepemilikan lahan di Indonesia semakin menyebar.


Dia juga mengatakan, 74% lahan di Indonesia sebenarnya milik negara. Kebanyakan lahan itu pun dikelola oleh pemerintah.

"Ingat bahwa 74% tanah yang ada itu milik negara dan dikelola oleh pemerintah. Saya tidak mengerti kenapa ada orang membuat isu politik," tuturnya di Energy Building, Jakarta, Selasa (27/3/2018).


Rodrigo juga menilai, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melakukan program reformasi pertanahan yang cukup ambisius. Jokowi menargetkan bagi-bagi 7,5 juta sertifikat tanah.

"Itu sangat bagus untuk menormalisasikan kepemilikan tanah," tamabahnya.


Sebelumnya, Rodrigo tegas mengatakan Bank Dunia tidak pernah menerbitkan laporan 74% tanah di Indonesia dikuasai segelintir orang. "World Bank tidak pernah menerbitkan laporan seperti itu. Sangat jelas saya katakan bahwa itu tidak benar," tegasnya. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed