Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 29 Mar 2018 12:08 WIB

Heboh Data Tanah, dari Hanafi Rais hingga Dibantah Bank Dunia

Hans Henricus BS Aron - detikFinance
Halaman 1 dari 5
Foto: Hanafi Rais (Foto: Ari Saputra/detikcom) Foto: Hanafi Rais (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Polemik soal kepemilikan tanah di Indonesia jadi perbincangan hangat. Masalah ini muncul setelah Amien Rais menyebut 74% tanah di Indonesia dikuasai kelompok tertentu.

Pernyataan ini memicu kontroversi. Publik menanyakan kesahihan data yang menjadi acuan politikus senior Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

[Gambas:Video 20detik]




Merespons hal itu, Hanafi Rais, putra Amien Rais buka suara. Wakil Ketua Komisi I DPR itu mengatakan data 74% tanah di Indonesia dikuasai segelintir orang bersumber dari Bank Dunia.

Benarkah demikian? Ternyata, Bank Dunia membantah pernyataan Hanafi Rais. Country Director of the World Bank Indonesia, Rodrigo Chaves, menegaskan Bank Dunia tak pernah mengeluarkan data seperti itu.


"World Bank tidak pernah menerbitkan laporan seperti itu. Sangat jelas saya katakan bahwa itu tidak benar," tuturnya di Energy Building, Jakarta, Selasa (27/3/2018).

Berikut awal mula ribut-ribut soal 74% tanah di Indonesia dikuasai segelintir orang: (hns/zul)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed